Malang (beritajatim.com) – Seiring sejalan dengan adanya transformasi digital, akses untuk mendapatkan informasi juga berkembang pesat. Hal ini membuat masyarakat harus beradaptasi dengan perubahan yang ada.
Namun, seiring berjalannya waktu, adanya digitalisasi turut menciptakan tantangan-tantangan baru. Salah satunya, baru-baru ini, banyak kasus pembobolan data yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Menjawab tantangan tersebut, salah satu anggota community Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co), membuat gebrakan untuk membuat sistem keamanan perlindungan data.
Bermula dari perusahaan yang bergerak di bidang custom software, PT Hash Rekayasa Teknologi membaca peluang bahwa keamanan data dan aplikasi menjadi hal yang sangat krusial.
“Kami berdiri sejak tahun 2016, kami handle project pengembangan custom software seperti web dan mobile apps. Kemudian, tahun 2020, belajar dari pengalaman, dari semua sistem yang kami handle, security menjadi hal krusial. Security itu salah satu hal yang mempengaruhi kehandalan software,” kata Rayi Yanu Tara, Direktur Utama PT Hash Rekayasa Teknologi.
Melihat potensi tersebut, Rayi dan timnya kemudian memutuskan untuk pelan-pelan melakukan pivot ke arah keamanan data dan aplikasi.
“Secara umum, kami tidak hanya bergerak di software house saja, namun juga fokus ke area keamanan data, khususnya terkait database aplikasi. Kami tidak bisa pungkiri banyak pihak mampu membangun software atau aplikasi. Tapi, kebanyakan tidak paham cara menerapkan pengamanan yang tepat. Disitulah kami hadir,” papar pria berusia 35 tahun ini.
Saat ini, perusahaan tersebut sudah memiliki klien tetap dari PT Telekomunikasi Internasional (Telin) yang beroperasi di Taiwan, Malaysia dan Hongkong.
“Harapannya, kami ingin menjadi salah satu perusahaan yang berkontribusi untuk perlindungan data dan aplikasi. Tentunya hal ini kami lakukan melalui inovasi produk dan layanan,” papar dia.

“Kami ingin bisa banyak membantu menjadi solusi yang menyelesaikan tantangan keamanan siber,” imbuh dia.
Sebagai salah satu anggota komunitas startup Ngalup.co, Ia mengungkapkan untuk ingin terus mengembangkan sayap usahanya.
“Dalam hal ini, saya ingin mendapatkan networking yang lebih banyak. Tujuannya, bisa saling memberi manfaat” pungkas lulusan S3 dari NTUST Taiwan ini. (ted)
Baca Juga: PointStar Indonesia dan Ngalup Ajak Sekolah di Kota Malang Go Digital
—————
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






