Surabaya (beritajatim.com) – Rapper sekaligus mantan anggota boyband Taiwan Fahrenheit, Aaron Yan sedang menjadi perbincangan hangat netizen. Ia mendapat tudingan telah memperkosa mantan pacarnya serta merekam video secara diam-diam saat mereka sedang berhubungan intim. Mantan kekasih Aaron Yan, yakni Yao Le yang merupakan seorang laki-laki itu membongkar semua tuduhannya melalui Instagram dan diunggah pada Senin (20/6).
Dalam postingan tersebut, pemuda yang bekerja sebagai influencer ini menjelaskan kronologi kejadian naas yang menimpanya. Ia menyebutkan bahwa saat itu ia berusia 16 tahun dan Aaron Yan berusia 31 tahun, yang mana diperkirakan hal itu terjadi di tahun 2016 lalu.
Aaron Yan dan Yao Le sendiri bertemu pertama kali setelah Yao Le mengidolakan Aaron Yan dan mengikutinya di Instagram. Tak disangka-sangka ternyata Aaron Yan menerima pertemanan tersebut dan menghubunginya.
“Sejak saat itu kami banyak mengobrol. Anda (Aaron Yan) bahkan mengundang saya datang ke rumah untuk menonton Netflix, saya pun bertanya-tanya apakah ini semua hanya mimpi. Saya bisa berbicara dengan idol terkenal, seseorang yang saya idolakan sejak masih muda,” tulis Yao Le dalam keterangan unggahannya.
“Pada saat itu, aku baru berusia 16 tahun dan tinggal di Taipei sendirian untuk sekolah. Kamu adalah pangeran tampanku. Aku melakukan apapun yang kamu katakan karena kamu seorang selebriti, idol dan pasanganku. Kamu tidak akan menyakitiku. Tapi aku salah,” lanjut Yao Le.
BACA JUGA: Duh! Deretan Aplikasi Ini Disalahgunakan untuk Selingkuh
Ia kemudian menuduh Aaron Yan telah memperkosanya pada saat remaja itu sedang tidur. Yao Le juga mengatakan bahwa Aaron Yan merekam video secara diam-diam saat mereka sedang melakukan hubungan intim. Untuk memperjelas, Yao Le akhirnya mengadakan konferensi pers pada Selasa (21/6).
Aaron Yan pun angkat bicara atas tudingan dan bocornya video tersebut, ia mengeluarkan permintaan maaf melalui sebuah postingan di laman Facebook. Sebelumnya, ia mengaku bahwa benar ia adalah seorang gay atau penyuka sesama jenis, namun ia membantah dengan tegas bahwa ia yang membocorkan dan menyebarkan video tersebut.
“Yao Le, terima kasih telah berbicara dan membiarkanku menghadapi bom waktu yang terus berdetak ini. Aku tidak bangga dengan masa laluku, dan aku tahu bahwa aku banyak kurangnya dalam hubungan itu. Hal ini karena aku adalah seseorang yang membiarkan hubungan mengambil alih kewarasanku – aku khilaf saat sedang jatuh cinta,” tulis Aaron Yan.
Aaron mengklarifikasi jika kemungkinan video tersebut bocor disebabkan oleh ponsel Aaron yang rusak dan diperbaiki. Ia pun siap untuk menghadapi permasalahan ini dan ingin meminta maaf secara langsung apabila Yao Le bersedia.
Lebih mengejutkan lagi, Aaron Yan rupanya benar-benar hadir di konferensi pers yang diselenggarakan oleh Yao Le. Di sana ia membungkuk dan meminta maaf secara langsung di hadapan Yao Le.
“Yao Le. Saya di sini dengan tulus meminta maaf kepada Anda karena membiarkan Anda menanggung hal-hal yang seharusnya tidak Anda tanggung dalam hidup Anda. Aku sangat menyesal,” ujar Aaron Yan.
Di lain sisi, Aaron Yan juga membenarkan pada awak media bahwa mereka pernah berkencan, dan rekaman video tersebut memang ia ambil. Namun ia membantah bahwa video tersebut diambil secara diam-diam.
Meski begitu, Yao Le rupanya tidak menyambut permintaan maaf Aaron Yan, ia bahkan enggan menatap mantan kekasihnya tersebut. Yao Le berdalih bahwa permintaan maaf Aaron Yan sudah terlambat. (mnd/nap)






