Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 73 siswa memanfaatkan jalur tahfidz pada pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) masuk SMP negeri di Kabupaten Gresik. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding tahun lalu.
Pantauan beritajatim.com, satu persatu para siswa diuji terkait hafalan Al-Qur’an. Dalam uji petik kali ini, diuji oleh Muhammad Iqbal Abadi, Kepala Madrasah YPPQ Bungah.
Penguji pun secara acak memilih ayat yang nantinya dilanjutkan oleh siswa. Kemudian siswa membacanya dengan diberi durasi waktu,” Ketua Panitia PPDB Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, Herawan Eka Kusuma, Kamis (15/06/2023).
Ia menambahkan, dalam PPDB tahun ini pendaftar jalur tahfidz lebih banyak. Pasalnya, tahun lalu yang hanya diikuti 28 siswa. Padahal, jumlah kelas khusus tahfidz di SMPN 1 Gresik hanya 2 kelas atau 32 siswa.
“Itu kan tidak semua daftar di SMPN 1, kalau pun daftar nanti kan tetep ada penggunaan nilai seperti piagam,” imbuhnya.
Dalam uji petik itu lanjut Herawan, para siswa dites tentang hafalan mereka. Apabila lancar mereka mendapat tiket untuk bebas tes. Namun, apabila tidak lancar penguji akan memberikan nilai. Nantinya nilai itu digunakan seperti piagam prestasi.
BACA JUGA:
PIN PPDB SMA/SMK Mulai Dibuka, Dispendik Jatim Siapkan 36 Ribu Operator
Herawan juga menyatakan saat ini para siswa akan melakukan simulasi ppdb di website demo.siap-ppdb.com. Simulasi itu untuk memperlancar siswa sebelum dilakukan pendaftaran secara online pada 19 Juni 2023.
“Hari ini sudah selesai uji petik. Besok simulasi kemudian pendaftaran jalur prestasi dimulai 19 Juni. Untuk para wali murid diharapkan menyiapkan berkas yang diperlukan,” pungkasnya. [dny/but]






