Malang (beritajatim.com) – Yuanita Widiastuti dari program magister atau S2 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Universitas Islam Malang (Unisma) periode-70. Ia berhasil menuntaskan studi selama 3 semester dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.0.
Tesis yang diusung berjudul tesis Preferensi Media Bacaan Sastra Siswa SMAN 1 Kraksaan Cetak Atau Digital? Melalui tesis tersebut ia melakukan penelitian terhadap preferensi bacaan siswa sastra SMA.
“Dengan kita tahu kebutuhan mereka sehingga bisa menyediakannya dan berdampak pada prestasi belajar siswa. Hasil penelitian saya, kalau dari segi kemenarikan siswa tertarik ke digital. Namun kalau segi memajankan konsep sastra mereka lebih pilih cetak karena mudah ditandai,” ujar mahasiswa yang berhasil lulus dengan predikat Cumlaude itu.
Mahasiswa asal Probolinggo tersebut mengaku, banyak tantangan yang harus dilewati sebelum dirinya dinobatkan menjadi wisudawan terbaik. Terutama tantangan untuk manajemen waktu.
Baca Juga:
FEB Unisma Mantapkan Diri Berdaya Saing Internasional
“Sehari-hari saya mengajar di SMA 1 Kraksaan Probolinggo. Di tengah kesibukan itu saya mesti bisa mengatur waktu, kapan harus mengikuti dan mengerjakan tugas kuliah, kemudian kapan waktu mengajar di sekolah,” ujarnya kepada awak media, Selasa (13/6/2023).
Untuk meraih keberhasilan itu, ada satu cara khusus yang ia lakukan. Dia secara rutin menulis dengan konsep satu hari minimal satu paragraf. Cara itu membuatnya berhasil melakukan semua tugas.
“Setiap hari, di waktu kosong harus produktif. Sehari minimal 1 paragraf baik itu untuk tugas atau yang lainnya. Dengan begitu, semua bisa dikerjakan tepat waktu,” ujar Yuanita.
Tak hanya Yuanitas, Unisma juga memberi predikat lulusan terbaik kepada Auva Mufaddol. Ia merupakan calon wisudawan terbaik dari Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK 4.0.
“Menurut saya yang paling penting untuk dilakukan agar semua bisa dikerjakan dengan baik dan tepat waktu adalah dengan menentukan skala prioritas dan membuat list setiap kegiatan yang akan dilakukan,” kata Auva.
Baca Juga:
Unisma Helat Festival Sholawat Banjari se-Jatim Tingkat SMA
Auva lulus dengan skripsi berjudul Pengaruh Brand Image, Brand Love Brand Equity dan Price Terhadap Keputusan Pembelian Produk Sweater Merek Erigo. Ia menuntaskan studinya dalam waktu 3,5 tahun atau 7 semester. “Saya bikin list apa yang menjadi tanggung jawab saya dan harus dilakukan,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Rektor 1 Unisma, Prof. Dr Junaidi Mistar, Ph.D mengatakan bahwa wisuda periode ke-70 Unisma akan dilangsungkan Kamis 15 Juni 2023 mendatang. Saat ini wisuda yang dilaksanakan Unisma tidak berbasis semester, tetapi dilakukan 3 kali setahun.
“Periode ke 70 ini untuk mereka yang ditetapkan kelulusanya pada Januari – April, dengan Jumlah 870 mahasiswa. Jumlah terbanyak dari FEB, dan Fakultas Teknik,” ucapnya.
Prof Junaidi berharap agar wisudawan dapat membawa nama baik Unisma di kancah saat terjun menjadi bagian masyarakat. Menurutnya, alumni merupakan representasi kampus di tengah masyarakat.
“Bagaimanapun mereka adalah keluarga besar Unisma. Sehingga harapan kita mereka bisa menjaga nama baik Unisma. Dan melanjutkan studi atau kerja di tempat yang mereka inginkan,” ungkapnya. [dan/beq]






