Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto adalah bupati pertama Jember, Jawa Timur, yang menerima Satya Lencana Wirakarya untuk bidang pertanian dari Presiden Republik Indonesia. Hendy juga satu-satunya kepala daerah di Jawa Timur yang menerima penghargaan tersebut tahun ini.
“Alhamdulillah ini satu penghargaan luar biasa buat Kabupaten Jember. Esensinya ini adalah penghargaan untuk masyarakat Jember, terutama petani, nelayan, dan pegiat pertanian. Merekalah yang berhak atas penghargaan ini. Saya mengambil (menerima) saja kemarin di Padang,” kata Hendy, dalam pidato saat penyambutan kedatangannya di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (12/6/2023) petang.
Penghargaan itu tak hanya kebanggaan, namun juga motivasi bagi masyarakat Jember. “Kita diingatkan gusti Allah, sadarlah bahwa (masyarakat) Jember sebanyak 26 persen hidup dari pertanian. PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) kita sebanyak 26 persen, pertumbuhan kita dari pertanian,” kata Hendy.
“Maka sepatutnya siapapun juga yang hidup di tanah Jembe, siapapun yang memimpin di Jember, wajib hukumnya mempertahankan pertanian kita. Kami yakin ke depan, seratus tahun kemudian, Jember menjadi yang terbaik di dunia,” kata Hendy.
Hendy menyebut optimismenya tak berlebihan. “Saya mempelajari ilmu proyeksi, bukan ahli sihir, bukan ahli nujum. Jika Jember bisa mempertahankan pertanian mulai dari hulu sampai hilir dengan produk yang berkelanjutan, insyaallah Jember mendunia. Karena wes wayahe mandiri pupuk dan wes wayahe mandiri pangan harus kita canangkan bersama,” katanya.
Program kemandirian pupuk dan pangan bukan hanya urusan petani. “Ini kerja kita semua. Tugas kami meletakkan fondasi di Jember agar anak-cucu kita bisa melanjutkan lebih baik ke depan. Salah satu fondasi adalah Satya lencana Wirakarya ini, bahwa kita bisa. Selama Jember ada, baru kali ini Jember mendapatkan Satya Lencana Wirakarya dari presiden,” kara Hendy.
“Mudah-mudahan Satya Lencana Wirakarya ini bisa memperkuat kita semua. Kita rukun dan kompak, karena untuk mewujudkan kemandirian pupuk dan pangan harus bekerjasama. Jika mandiri pangan dan pupuk terjadi, ketahanan pangan yang dicanangkan Pak Presiden pada 2045 bisa terwujud dan dimulai dari Kabupaten Jember,” kata Hendy. [wir]






