Jember (beritajatim.com) – Universitas di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menembus 20 besar nasional sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini berdasarkan penilaian lembaga pemeringkatan internasional Times Higher Education (THE).
Unej menembus peringkat ke-10 secara nasional untuk tujuan ketiga SDGs yakni mewujudkan kehidupan yang sehat dan mempromosikan kesejahteraan untuk semua usia. Universitas Jember juga mencatat prestasi di posisi ke-13 untuk target kedelapan SDGs yakni mewujudkan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Unej mencapai posisi ke-14 untuk target kesembilan SDGs yang berhubungan dengan pembangunan infrastruktur industri dan inovasi. Kampus tersebut juga mencapai posisi ke-15 untuk target SDGs kelima belas dalam usaha menjaga ekosistem. Sementara untuk target SDGs pertama yakni mengakhiri kemiskinan dan target SDGs keempat tentang pendidikan inklusif, Universitas Jember berada di peringkat ke-20.
Times Higher Education (THE) yang berpusat di Inggris adalah lembaga pemeringkatan internasional yang hasil pemeringkatannya menjadi acuan berbagai insitusi pendidikan dan organisasi lainnya secara global. Wakil Rektor III Universitas Jember Bambang Kuswandi mengatakan, penilaian ini di antaranya berdasarkan kontribusi dalam mencetak tenaga kesehatan.
“Universitas Jember memiliki fakultas di rumpun kesehatan yang lengkap, mulai dari Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat hingga Fakultas Keperawatan,” kata Bambang, dilansir Humas Unej, Kamis (8/6/2023).
Fasilitas kesehatan di lingkungan Universitas Jember bisa diakses oleh masyarakat umum, seperti Universitas Jember Medical Center (UMC) dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM). “Sebentar lagi dengan dibangunnya Rumah Sakit Pendidikan Universitas Jember,” kata Bambang. Times Higher Education juga mencatat data kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan yang sudah dilakukan oleh Universitas Jember melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) dan fakultas.
Rektor Universitas Jember Iwan Taruna mengatakan, hasil pemeringkatan itu menjadi parameter untuk mengukur kinerja dan menjadi modal dalam menjalin kerjasama internasional. “Pasalnya beberapa institusi pendidikan atau organisasi internasional bersedia menjadi mitra, jika institusi kita sudah masuk pemeringkatan internasional. Universitas Jember serius mengelola pemeringkatan, salah satunya dengan cara membentuk tim pemeringkatan,” katanya. [wir]






