Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi seorang freelancer TI menawarkan banyak manfaat, termasuk jadwal kerja yang fleksibel, pilihan lokasi, penugasan yang menarik, klien yang beragam, dan peluang untuk menerapkan bakat seseorang di beberapa bidang yang berbeda.
Tetapi freelancer juga merupakan sebuah aktivitas bisnis, yang aman termasuk menemukan dan mempertahankan klien hebat, memastikan pembayaran, dan lain sebagainya.
Jika kamu seorang freelancer TI, atau sedang berpikir untuk bekerja freelance di bidang TI, simak delapan rahasia kesuksesan freelancer TI berikut ini menurut Gilad Zilberman, CEO SeatPick.
1. Kontrol management waktu yang baik
Manajemen waktu adalah keterampilan wajib untuk semua pekerja, termasuk spesialis TI. Penting mengalokasikan waktu secara efektif untuk mengelola jam kerja dan menyeimbangkan kehidupan kerja.
Saat tugas menumpuk sangat kewalahan untuk menyelesaikannya sesuai tenggat waktu. Maka dari itu management waktu yang baik akan membuat semua pekerjaan menjadi lebih mudah. Klien akan terkesan dengan kemampuan freelancer yang menyelesaikan projek tepat waktu dan efisien. Jika sudah demikian biasanya klien akan mempercayakan projek lainnya kembali.
2. Berdedikasi, disiplin, dan selektif
Semua freelancer TI yang sukses memiliki tiga ciri mendasar: disiplin, dedikasi, dan motivasi. Sebagai freelancer, kamu perlu termotivasi untuk mengerjakan proyek baru dan memiliki disiplin yang tinggi untuk menyelesaikan setiap proyek.
Freelancer TI dengan keterampilan yang sangat baik, mampu menyelesaikan proyek sesuai permintaan, dan portofolio yang bagus cermat umumnya tidak memiliki masalah dalam menemukan klien baru.
Selain itu bersikap realistis saat mencari pekerjaan juga merupakan hal yang penting. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan freelancer TI adalah terlibat dalam proyek yang tidak disukai atau di luar kemampuan.
3. Marketing yang bagus
Freelancer TI harus dapat memasarkan layanan mereka secara efektif. Hal ini membutuhkan pembuatan portofolio yang tepat, pengembangan rencana pemasaran, dan jaringan dengan klien yang potensial.
Freelancer TI juga harus siap dengan rencana keuangan, klien, proyek, dan manajemen risiko. Memang terdengar sangat menantang, namun semua ini diperlukan agar pekerjaan tetap lancar dan profesional meskipun freelance.
Sama seperti sektor kerja yang lain, persaingan freelancer TI juga semakin berkembang. Agar bisa menonjol lakukanlah yang terbaik dengan memperbaiki kualitas serta management diri.
4. Bekerja jujur dan mengerti hak klien
Bersikap jujur, transparan dan transformatif adalah salah satu modal yang penting dalam menggaet klien. Keterampilan ini justru sering diabaikan, meskipun memiliki pengetahuan dasar TI itu juga modal utama.
Selain menginginkan hasil proyek yang bagus, klien juga mempertimbangkan pengalaman yang baik selama bekerja sama dengan freelancer. Oleh karena itu sangat penting bagi freelancer TI untuk membangun komunikasi yang baik serta jujur dan transformatif dalam bertransaksi.
Misalnya ketika menawarkan saran penting kepada klien usahakan untuk menjelaskannya dengan baik.
5. Bersikaplah fleksibel
Selama bekerja sebagai Freelancer TI ada banyak tantangan dan situasi yang dihadapi.
Misalnya seorang freelancer IT harus beradaptasi dan bekerja sama dengan tim TI untuk sementara waktu. Biasanya tidak hanya dari sudut pandang teknis, tetapi juga sudut pandang penyelarasan bisnis dan operasional.
Karakteristik dasar yang mencirikan seorang freelancer TI yang baik adalah kemampuannya yang dengan cepat memahami inisiatif proyek dan nilainya bagi klien.
6. Persediaan koneksi
Bagi orang awam, seorang freelancer dipandang hanya duduk di rumah mengerjakan proyek sambil mengenakan baju sehari-hari. Padahal salah satu kunci sukses freelancer adalah membangun jaringan koneksi. Baik offline maupun online untuk mengembangkan hubungan yang kuat dengan sesama pekerja lepas dan klien.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
7. Jangan abaikan soft skill
Menjadi freelancer di bidang TI berarti harus terus mengikuti perkembangan teknis terbaru. Kemampuan soft skill sangat dibutuhkan untuk mengurus management dan juga organisasi.
8. Ketahui fokus dan kebutuhan klien
Kesalahan krusial yang dilakukan oleh banyak freelancer TI pemula adalah menghilangkan kontribusi pendekatan bisnis klien, lingkungan tim, dan struktur organisasi.
Padahal klien yang berasal dari sebuah perusahaan atau organisasi pasti memiliki standard tersendiri dalam menentukan proyek. Dengan mengetahui fokus dan kebutuhan klien, freelancer TI dapat mengerjakan proyek sesuai dengan kehendak yang telah disepakati.
Itulah delapan poin rahasia kesuksesan freelancer TI. Setiap tahapan yang telah dibahas di atas juga menunjukkan proses melakukan pekerjaan freelance yang harus dihadapi. (Kai/ian)






