Jember (beritajatim.com) – Agustus benar-benar menjadi bulan karnaval di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Setelah diawali dengan Jember Fashion Carnaval pada pekan pertama, kini ratusan orang mengikuti pawai Jember Nusantara Permata Jawa, Sabtu (27/8/2022).
Sebanyak 777 orang yang terbagi dalam 77 kontingen mengikuti acara tersebut. Mereka mengenakan busana khas adat berbagai suku dan daerah di Indonesia. Ada keinginan untuk menampilkan keberagaman nusantara.
Apalagi Jember sendiri adalah tempat titik temu kultur tiga etnis, Madura, Jawa, dan Osing. Mereka berjalan dari Jalan Gajah Mada menuju alun-alun Jember yang berjarak sekitar tiga kilometer.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Jember”]
“Setelah dua tahun Covid, akhirnya kita bisa berkarnaval bersama. Meski Covid saat ini masih ada, namun sudah melandai. Kita harus bisa menjaga diri kita masing-masing,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto saat memberikan sambutan.
Karnaval budaya tersebut, menurut Hendy, untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 RI.
“Kita semua harus berbangga, kemerdekaan ini harus kita nikmati bersama, dan tentunya kita wujudkan dalam bentuk konkretnya seperti apa? Hari ini karnaval budaya. Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya berbeda-beda tetap satu jua. NKRI harga mati,” katanya.
Hendy mengingatkan agar warga Jember menghormati semua suku, budaya, dan agama di Indonesia. “Perbedaan adalah luar biasa buat Indonesia, dan hari ini Jember menggelar karnaval umum. Ekonomi akan bergerak. Kita nikmati kegiatan ini,” katanya. [wir/beq]






