Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 750 ribu santri dan alumni Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo melakukan khotmil Qur’an menyambut hari lahir (harlah) ke 75 PP Nurul Jadid.
Salah satu ikatan alumni yang melakukan khotmil Qur’an adalah alumni di Malang Raya. Mereka yang tergabung dalam Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Malang turut mengkhatamkan Al-Quran untuk menyambut harlah PP Nurul Jadid.
Moh Ihsan, ketua panitia haul dan harlah ke-75 menjelaskan bahwa PP Nurul Jadid mewajibkan santri dan alumninya mengkhatamkan Qur’an sebanyak 75 ribu kali. Kebiasaan ini telah menjadi rutinitas tahunan yang diadakan menyambut haul masyayikh dan harlah pondok pesantren Nurul Jadid.
“Jadi kegiatan Khotmil Qur’an merupakan perintah dewan Masyayikh sebagai ikhtiar agar pelaksanaan haul dan harlah berjalan kondusif dan aman. Pengasuh menyampaikan kepada panitia agar terus berikhtiar baik secara zahir dan batin,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (6/2/2024).
Kegiatan khotmil diharapkan agar dalam pelaksanaan haul dan harlah ke 75 berjalan aman, nyaman dan tentram. Dalam pelaksanaan khotmil qur’an untuk santri di bagi per-asrama santri, begitu pun dengan alumni di bagi setiap daerah.
“Tentu alumni yang tergabung dalam Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) pun demikian. Kita telah mengedarkan pemberitahuan kepada alumni untuk dapat melaksanakan khotmil qur’an di daerahnya masing-masing,” ungkap Ihsan.
Haul dan harlah itu telah biasa dilakukan di pesantren. Di samping memperingati hari lahir pesantren juga mengingat sepak terjang para almarhum pengasuh pesantren yang sudah menghadap sang pencipta. “Kami mohon doa para santri, alumni dan masyarakat agar haul dan harlah pesantren Nurul Jadid lancar,” kata Ihsan mengakhiri. (dan/kun)






