Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 74 siswa ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) Repatriasi mengikuti pendidikan di Jatim. Tahun 2023 ini, siswa ADEM Repatriasi itu berasal dari Sabah, Serawak dan Johor, Malaysia.
Kadindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan bahwa program siswa ADEM Repatriasi ini diperuntukkan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tahun ini sebagian besar mereka merupakan anak PMI di Malaysia.
Aries juga mengungkapkan, dipilihnya Jatim menjadi pelaksana program Kemdikbud merupakan sebuah kebanggaan bagi Dindik Jatim untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa ADEM Repatriasi.
“Harapan kami (mereka) melanjutkan pendidikan di sini bisa mengantarkan pada kesuksesan, berhasil dan mendapatkan tujuan juga harapan orangtua agar mereka dapat meraih cita-cita,” ujar Aries, Kamis (3/8/2023).
Aries meminta agar siswa tak khawatir dengan lingkungan pendidikan maupun sosial masyarakat di Jatim. Sebab, Jatim menjanjikan memberikan jaminan perlindungan dan perhatian lebih pada para siswa repatriasi.
“Alhamdulillah, pemerintah mencetuskan program ini dan Jatim menjadi daerah yang diberikan kepercayaan. Kita berharap mereka dapat menyelesaikan pendidikan tiga tahun secara tepat waktu,” jelasnya.
Sedangkan Aji Kusumanto, Program Koordinator Kemendikbud menyebut jika puluhan siswa ini sebelumnya sudah diseleksi Kementerian Pendidikan Malaysia bersama Kemendikbud RI.
Para siswa tersebut masing-masing juga mendapat beasiswa pendidikan sebesar Rp 2 juta. Kemdikbud telah memfasilitasi sejumlah mekanisme beasiswa yang bisa diikuti siswa setelah program ini.
Mulai tahun lalu, khusus Jatim ada program asrama mahasiswa nusantara, kerjasama dengan UPN Veteran Jatim yang menyediakan kuota bagi siswa repatriasi. Program lainnya yakni, beasiswa pendidikan Indonesia. Namun, program ini hanya bagi S1 Guru SMK.
“Siswa yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik juga bisa mengikuti program beasiswa Indonesia Maju,” ungkap Aji Kusumanto.
Sedangkan Kabid PKPLK Dindik Jatim Suhartono menyampaikan bahwa 74 siswa peserta program ADEM repratiasi itu akan disebar ke 11 kab/kota. Masing-masing siswa mengikuti program oleh lembaga di 11 daerah itu.
Adapun 11 kabupaten/kota itu antara lain Kabupaten Blitar, Magetan, Ngawi, Kabupaten Malang, Kota Malang, Jember, Lamongan dan Kabupaten Pasuruan. [ipl/kun]
BACA JUGA:
Siswa dari Keluarga Tak Mampu Bakal Disekolahkan Pejabat Dindik Jatim






