Surabaya (beritajatim.com) – Pernahkah anda melihat sebuah sketsa gambar yang seolah-olah hidup atau tampak nyata? Seperti gambar tangga yang seolah menurun menembus ke bawah kertas media gambar. Atau gambar kapal layar yang seolah terlihat berdiri dan berlayar di atas kertas.
Gambar-gambar tersebut merupakan gambar berjenis tiga dimensi atau 3D. Menggambar 3D merupakan sebuah keahlian yang tidak sembarang orang dapat lakukan. Namun Keito, bocah 18 tahun asal Jepang sudah mampu melahirkan beberapa karya 3D yang sangat menakjubkan.
Seperti dikabarkan Odditycentral, Keito mampu menarik perhatian pengguna jagat maya lewat gambar pensil berwarnanya yang terlihat sangat mirip dengan objek aslinya. Dilaporkan, ia memakai teknik Trompe l’oeil yang dalam bahasa Prancis berarti menipu mata.
Mengutip Wikipedia, Trompe l’oeil merupakan sebuah teknik menggambar yang mempertimbangkan aspek perhitungan tinggi rendahnya suatu objek. Hal tersebut dilakukan agar mampu memberikan efek ilusi mata serta menipu persepsi otak terhadap gambar yang mereka dilihat.
Keito merupakan bocah yang sangat berbakat, diusinya yang terbilang masih muda ia memiliki keterampilan rendering 3D yang menakjubkan sehingga beberapa karyanya bahkan tidak terlihat seperti gambar. Ia sering memposting karyanya tersebut diakun twitter dan instagram miliknya yang bernama @Yassun0222K.
Tidak sampai disitu saja, keahlian Keito dalam dunia menggambar tidak hanya sebatas menguasai seni bayangan untuk menciptakan ilusi optik, namun ia juga ahli dalam menciptakan tekstur yang berbeda. Saat ini media sosialnya memiliki lebih dari 50.000 pengikut. Setidaknya 46.866 orang mengikutinya di twitter dan 4.143 di akun Instagramnya.
Gambar 3D yang Keito bagikan berupa gambar hewan, benda-benda mati, serta tokoh terkemuka seperti penyanyi Jepang; Kenshi Yonezu, pemeran film Harry Potter; Daniel Jacob Radcliffe, serta Tom Holand pemeran film Siderman: Now Way Home.
Tak hanya Keito saja, ada beberapa seniman yang memiliki keahlian Trompe l’oeil, salah satunya atau Kohei Ohmori yang berasal dari Jepang juga. Bedanya dengan Keito, Kohei lebih fokus menggambar 3D dengan nuansa hitam putih. Gambar-gambar milik Kohei tampak sangat nyata sampai susah untuk membedakan seperti yang aslinya. Selain di Instagram, Kohei juga memperkenalkan karya-karyanya lewat platform Youtube. Saat ini ini channel Youtubenya sudah memiliki 54,3 subscriber.
Selain Kohei, seniman asal Jerman Stefan Pabst juga menggunakan teknik Trompe l’oeil dalam mahakaryanya yang diunggah dalam akun Youtube miliknya, yakni trompe l’oeil Marcello Barenghi. (rsf/tur)






