Pasuruan (beritajatim.com) – Akibat tujuh tahanan yang kabur, Polres Pasuruan didatangi petugas dari Propam Polda. Petugas Ditpropam Polda sudah memeriksa kurang lebih 20 orang petugas.
Dari 20 orang petugas, tiga orang merupakan petugas penjaga tahanan, empat orang petugas penjaga pintu depan. Lalu sisanya merupakan petugas yang piket pada malam hari tersebut. “Totalnya ada sekitar 20 petugas yang bertugas melakukan penjaagan. Masing – masing petugas terdiri lima orang,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Senin (2/1/2022).
Bayu juga menjelaskan pada malam pergantian tahun tersebut pihaknya fokus pada malam pergantian tahun. Sehingga dirinya mengaku kecolongan dalam peristiwa tahanan yang kabur.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tahanan-kabur”]
Dari hasil tayangan CCTV yang saat ini sedang didalami, hasilnya merupakan kelalaian petugas. Bayu juga memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tujuh tahanan yang kabur.
Sedangkan untuk unsur masuknya gergaji pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan mendalam. Pihaknya akan memeriksa anggota yang menjaga dan mengevaluasi terkait masuknya barang yang terlarang. “Untuk sanksi pasti ada, dan akan diberikan kepada pihak – pihak yang terkait. Sanksinya mulai dari disiplin hingga kode etik, nanti akan kita lihat perkembangan,” tambahnya.
Saat ini terdapat 15 petugas yang melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri. Lima dari petugas reskrim, lima dari petugas narkoba, dan lina lagi dari petugas intel. (ada/kun)






