Surabaya (beritajatim.com) – Terdapat beberapa cara untuk mengatasi penyebaran wabah demam berdarah di sekolah. Seperti menganjurkan siswa menggunakan lotion anti nyamuk hingga melakukan fogging. Lalu apa saja sih cara mencegah DBD di sekolah? Simak berikut ini.
1. Bersihkan Kamar Mandi dan WC
Genangan air menjadi salah satu tempat bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Umumnya siklus nyamuk akan tumbuh menjadi dewasa selama 8 hingga 10 hari setelah larva nyamuk menetas.
Oleh karena itu, dalam mencegah DBD adalah dengan membersihkan dan menguras bak mandi secara rutin atau minimal seminggu sekali.
2. Bersihkan Wadah yang Dapat Menampung Air
Selain membersihkan kamar mandi, perhatikan juga beberapa tempat yang dapat menampung air. Seperti tempat sampah, pot bunga, ember, kaleng, maupun botol minuman.
Kegiatan ini setidaknya dapat dilakukan dalam dua kali seminggu sebagai langkah pencegahan demam berdarah di sekolah.
3. Menganjurkan Siswa Untuk Menggunakan Lotion atau Cream Antinyamuk
Selain dirumah, ada baiknya bunda membekali si buah hati dengan lotion atau cream anti nyamuk untuk melindungi diri dari sengatan hewan ini.
Lotion yang digunakan hendaknya mengandung ekstrak lavender, serai, geranium, lemon balm, maupun peppermint yang merupakan bahan tidak disukai oleh nyamuk.
4. Memasang Gorden Pada Kelas
Untuk mencegah nyamuk DBD masuk ke dalam ruang kelas ataupun ruangan lainnya, yakni dengan memasang gorden pada jendela. Namun kebersihan gorden harus tetap terjaga, karena apabila kotor akan menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk.
5. Melakukan Fogging
Selain menyarankan siswa untuk menggunakan lotion, pihak sekolah juga bisa melakukan kegiatan fogging. Sebab Fogging menjadi salah satu cara pencegahan demam berdarah secara massal dengan penyemprotan obat nyamuk yang dapat menjangkau area lebih luas.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit”]
Fogging memang menjadi salah satu cara ampuh untuk mencegah DBD, sebab obat fogging mengandung insektisida yang dapat menyebar di seluruh sela – sela bangunan dan dapat membunuh nyamuk serta jentik – jentiknya.
6. Membersihkan Tanaman Liar di Sekolah
Untuk cara ini, pihak sekolah dapat melakukan kerja bakti dengan para siswa agar sekolah dapat kembali indah dan menarik. Selain itu hilangnya rerumputan lebat dan ilalang liar membuat nyamuk tidak bersembunyi atau menjadikannya sarang.
7. Melakukan Vaksin DBD
Cara Mencegah DBD yang terakhir, yakni pastikan si kecil sudah mendapatkan vaksin dengue. Vaksin tersebut sudah dapat diberikan pada usia 9 hingga 45 tahun. Untuk mendapatkan vaksin ini bisa melakukan vaksinasi di puskesmas terdekat. (frs/ian)






