Pamekasan (beritajatim.com) – 690 bencana alam tercatat melanda Kabupaten Pamekasan sepanjang Januari hingga Desember 2022 lalu. Jumlah tersebut berdasar data dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, tentang Sebaran Kejadian Bencana Per-Kecamatan Tahun 2022.
Sedikitnya terdapat 7 jenis bencana berbeda yang terjadi selama 2022 lalu. Itu meliputi 26 bencana banjir, 82 longsor, 233 cuaca ekstrem, 321 kekeringan, 18 kebakaran hutan, 7 kali gelombang ekstrem yang mengakibatkan abrasi, serta 3 kali gempa bumi.
Kejadian tersebut mengakibatkan dampak kerusakan bencana, meliputi 289 rumah rusak dengan rincian 8 rusak berat, 2 rusak sedang, serta 279 rusak ringan. Fasilitas rusak terdapat 10 unit, meliputi sebanyak 4 tempat ibadah, 4 fasilitas pendidikan, serta 2 fasilitas kesehatan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bpbd-pamekasan”]
Sementara jalan dan jembatan juga tidak lepas dari kerusakan akibat bencana alam. Rinciannya, 24 jembatan dan 24 jalan rusak.
Sementara, terdapat sebanyak 41.433 jiwa terdampak bencana. Selain itu, 453 jiwa lainnya terdata mengungsi akibat bencana yang terjadi sepanjang 2022 lalu.
Namun jumlah tersebut tidak termasuk peristiwa bencana alam yang terjadi pada awal tahun, Minggu (1/1/2023) kemarin. Pada saat itu, terdapat sedikitnya 30 bencana alam dari berbagai katagori bencana berbeda yang terjadi merata hampir di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. [pin/beq]






