Jember (beritajatim.com) – Enam orang perawat Rumah Sakit Bina Sehat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang menjadi korban kecelakaan bus maut beberapa waktu lalu masih belum bisa bekerja hingga saat ini.
Demikian disampaikan Faida, pemilik RS Bina Sehat, Jumat (3/10/2025). Kondisi mereka masih belum memumgkinkan setelah menjalani operasi.
Riyanti Elminingtyas, perawat Instalasi Gawat Darurat, setelah menjalani operasi penyambungan tulang lengan bawah kanan dan kiri dan mengalami patah tulang belikat, terkadang masih merasakan nyeri pada bagian dada.
“Kondisinya sudah angkat jahitan tulang rusuk, masih kurang satu jahitan karena belum menyambung. Dia sudah mampu berjalan , memegang benda ringan, namun belum mampu mengangkat tangan kanan,” kata Faida.
Seputih Gita, perawat ruang medik, sudah mampu beraktivitas menggunakan kruk setelah operasi penyambungan tulang pangkal paha kanan. “Namun kaki kanannya tidak boleh menapak selama dua bulan, hingga akhir Oktober,” kata Faida.
Tri Tokoh Putra, perawat ruang medik syaraf, sudah mulai mengingat kejadian atau orang setelah menjalani operasi otak karena perdarahan. Dia juga sudah mampu berjalan jarak dekat dan bisa berkomunikasi. “Namun terkadang masih tidak nyambung, dan terkadang masih tidak sadar melakukan suatu aktivitas,” kata Faida.
Operasi penyambungan tulang pergelangan tangan kanan dan tulang selangka kanan Eva Lia Sari, perawat intensive care unit, berhasil dilaksanakan. Namun saat ini tangan kanannya masih dipasangi gips untuk membatasi pergerakan tangan.
Ikrima Laili, perawat Instalasi Gawa Darurat, sudah dapat menggerakkan jari setelah menjalani operasi penyambungan tulang lengan atas akibat patah tulang terbuka. “Luka operasi masih merembes, namun bengkak di tangan sudah berkurang dan belum kuat digunakan untuk memegang benda,” kata Faida.
Terakhir, Tri Apri Widodo, perawat anastesi, telah menjalani operasi penyambungan tulang lengan bawah kanan tiga segmen. “Saat ini dia sudah mampu memegang, namun belum mampu mengangkat barang . Lebih banyak menggunakan tangan kiri., namun rencananya besok masuk kerja,” kata Faida.
Mereka adalah korban selamat dari kecelakaan tunggal rombongan pariwisata karyawan Bina Sehat, di Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,Minggu (14/9/2025).
Sembilan orang meninggal dunia dalam kejadian itu. Empat orang di antaranya adalah perawat dan tiga orang lainnya adalah anak-anak. [wir]






