Surabaya (beritajatim.com) – Bagi sebagian orang mungkin pernah mengalami rasa sakit di bawah payudara kanan dalam waktu singkat, sementara ada juga yang pernah mengalaminya setiap menarik nafas. Terkadang, rasa sakit ini dapat menjalar ke tulang dada, punggung maupun ketiak.
Lalu apa sih kemungkinan penyebab rasa sakit di bawah payudara kanan ini? Simak yuk!
1. Cedera Tulang Rusuk
Cedera tulang rusuk dapat menimbulkan rasa sakit di bawah payudara kanan. Gejala lain seperti rasa sakit saat mengambil napas dalam atau saat memutar tubuh, biasanya bisa pada satu atau area tertentu.
Dokter juga merekomendasikan untuk mengonsumsi obat antiinflamasi non steroid yang dijual bebas, seperti ibuprofen, natrium naproksen, dan aspirin.
2. Siklus Menstruasi
Naik turunnya hormon yang muncul karena siklus menstruasi bisa menyebabkan payudara menjadi nyeri dan bengkak. Nyeri ini umumnya akan muncul dalam seminggu atau sebelum menstruasi, dan dapat memengaruhi satu maupun kedua payudara.
Untuk meredakan rasa nyeri payudara karena hormon menstruasi ini, Anda bisa minum banyak air maupun mengkonsumsi obat pereda nyeri.
3. Ketegangan Otot
Jika otot terasa tegang, bisa mengakibatkan rasa sakit pada bawah satu payudara. Penyebab umum ketegangan otot yakni akibat melempar, menggunakan alat berat, dan mengangkat sesuatu yang berat.
Ketegangan otot dapat membaik dengan istirahat, namun ada juga obat pereda nyeri yang dijual bebas dan dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan.
4. Pleuritis
Pleuritis atau bisa juga disebut peradangan pada lapisan dada di luar paru – paru. Apabila yang terdampak adalah paru – paru kanan, maka Anda akan merasakan sakit di sisi kanan payudara.
Untuk mencegah ini Anda bisa istirahat dengan cukup dan menghindari olahraga atau aktivitas fisik berat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit”]
5. Kostokondritis
Kostokondritis adalah peradangan tulang rawan di sendi kostokondral, yang menjadi daerah tulang rusuk bertemu tulang dada.
Gejala utamanya, yakni nyeri dada yang dapat terjadi di satu atau kedua sisi. Nyerinya bisa terasa tajam atau tumpul dan mungkin dapat memburuk saat mengambil napas dalam – dalam atau batuk.
Namun, kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya. Namun Anda juga dapat melakukan pengobatan ke dokter atau melakukan terapi fisik.
6. Hernia Hiatus
Hernia hiatus terjadi ketika hernia berkembang dari perut dan mendorong melalui diafragma ke dalam rongga dada. Hal ini menyebabkan asam lambung bocor ke tenggorokan, dan mengakibatkan mulas atau kelebihan gas, seperti sendawa.
Dalam kasus serius, dokter akan merekomendasikan untuk operasi. Namun untuk kasus umum, dokter akan meresepkan obat bebas atau obat resep.
Untuk memastikan dan mengetahui gejala apa yang terjadi pada bagian tubuh Anda, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter terkait. (frs/ian)






