Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa kebiasaan berikut ini bisa membuat orang-orang terutama miskin. Yakni memiliki situasi keuangan yang sulit, padahal sudah berusaha keras memperbaikinya.
Namun jika diteliti lebih lanjut, kebanyakan dari mereka melakukan kesalahan finansial tanpa disadari. Seperti pengeluaran yang berlebihan, penganggaran yang tidak tepat, atau ketidaktahuan tentang strategi pengelolaan uang yang baik.
Semua itu dapat menyebabkan kualitas finansial dan hidup yang lebih rendah. Untuk itu, beritajatim telah merangkum dari berbagai sumber mengenai delapan kesalahan finansial umum yang dilakukan banyak orang. Serta bagaimana menghentikan kebiasaan buruk tersebut sehingga kita dapat memiliki finansial yang sehat dan stabil.
6 Kesalahan Finansial yang Tidak Disadari Justru Membuat Kita Tetap Miskin
1. Tidak menjaga anggaran
Banyak orang kewalahan dalam hal penganggaran keuangan mereka. Ini bisa dimengerti, terutama jika belum pernah melakukannya sama sekali.
Namun, dengan sedikit pengetahuan dan perencanaan, kamu dapat mengatasinya. Dengan menganggarkan uang kamu bisa melacak pendapatan dan pengeluaran. Ini penting untuk membantu mengidentifikasi mana saja sektor yang bida menghemat uang.
Penganggaran tidak sulit, tetapi memang membutuhkan usaha. Kamu harus jujur tentang berapa banyak uang yang dihasilkan dan berapa banyak yang dibelanjakan.
Jika kamu tidak yakin harus mulai dari mana, banyak sumber online yang dapat diakses, termasuk situs web dan aplikasi yang dapat membantu membuat anggaran yang disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan pribadi.
2. Tidak mencatat pengeluaran
Ada beberapa cara yang dapat kamu ambil untuk melacak pengeluaran. Kamu dapat menyimpan buku catatan fisik, aplikasi di smartphone, atau situs web.BMetode apa pun yang dipilih, yang terpenting adalah konsisten dan mencatat pengeluaran keuangan.
Jika kamu menggunakan buku catatan fisik, tulislah pengeluaran dengan mencantumkan tanggal, jumlah, dan tujuan pengeluarannya. Begitupun jika kamu menggunakan aplikasi atau web.
Di akhir bulan, kamu akan dengan mudah melihat berapa banyak uang yang telah dihabiskan dan ke mana perginya.
3. Tidak memiliki rencana pengurangan utang
Membuat rencana dan menaatinya sangat penting untuk keluar dari jeratan hutang. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah menentukan berapa banyak uang yang dapat kamu keluarkan untuk pembayaran hutang bulanan.
Perencana Pengurangan Hutang dapat menjadi cara yang berguna untuk membantu kamu tetap pada jalur tujuan pembayaran hutang. Perencana ini biasanya melibatkan pengaturan jadwal pembayaran dan melacak kemajuan pelunasan.
Misalnya dengan memprioritaskan hutang dan melunasi hutang dengan tingkat bunga tertinggi terlebih dahulu.
Untuk membuat rencana pembayaran utang usahakan seefektif mungkin, penting untuk bersikap realistis mengenai kemampuan finansial kamu.
4. Tidak mengurangi pengeluaran yang tidak penting
Mengurangi pengeluaran yang tidak penting adalah cara yang efektif untuk mengurangi pengeluaran, karena memungkinkan kamu untuk mengalihkan uang tersebut untuk melunasi hutang atau untuk sesuatu yang lebih mendesak.
Beberapa ide untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting, mungkin termasuk:
– Membawa bekal makan siang.
– Membatalkan pembayaran langganan yang tidak diperlukan.
– Mengurangi biaya transportasi dengan menggunakan transportasi umum, bila memungkinkan.
– Mengurangi biaya energi dengan mematikan lampu dan peralatan saat tidak digunakan.
– Menghilangkan atau mengurangi pembelian yang tidak perlu, seperti pembelian impulsif atau pembelian barang yang tidak dibutuhkan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
5. Tidak meningkatkan penghasilan jika memungkinkan
Meningkatkan penghasilan tidak diragukan adalah strategi yang sangat berguna. Ada beberapa cara untuk meningkatkan penghasilan, termasuk:
– Meminta kenaikan gaji di tempat kerja: Jika kamu merasa dibayar rendah atau sudah lama bekerja, mungkin ada baiknya meminta kenaikan gaji. Bersiaplah untuk menunjukkan nilai dan kontribusi yang kamu berikan ke perusahaan.
– Mengambil pekerjaan paruh waktu atau freelance tambahan: Jika kamu memiliki waktu cukup luang di luar pekerjaan reguler.
– Memulai usaha sampingan: Usaha sampingan adalah bisnis atau usaha paruh waktu yang dapat dilakukan selain pekerjaan penuh waktu.
– Menyewakan kamar atau barang: Jika kamu memiliki kamar lebih atau barang berguna, maka dapat digunakan untuk menghasilkan uang tambahan dengan menyewakannya.
– Menjual barang-barang yang tidak lagi diperlukan
6. Tidak mencari bantuan profesional
Mendapatkan bantuan profesional untuk mengatur keuangan atau melunasi hutang dapat menjadi pilihan yang bermanfaat bagi individu yang berjuang demi finansial mereka.
Beberapa jenis profesional keuangan dapat membantu kamu, termasuk perencana keuangan: Perencana keuangan, konselor kredit, perusahaan penyelesaian utang, dan lainnya.
Penting untuk meneliti dengan hati-hati dan memilih profesional keuangan yang bereputasi baik dan berpengalaman yang membantu individu dengan masalah finansial.
Kesimpulan
Memiliki finansial yang sehat dan stabil membutuhkan kombinasi strategi dan komitmen yang kuat untuk menindaklanjuti rencana.
Beberapa strategi efektif dan dapat dicoba termasuk membuat anggaran, menggunakan rencana pengurangan utang, melacak pengeluaran, mengurangi pengeluaran yang tidak penting, meningkatkan penghasilan, dan mencari bantuan keuangan profesional. (kai/ian)






