Gresik (beritajatim.com) – Pasca dilantik, 50 anggota Dewan Gresik gerak cepat menggelar rapat paripurna pertama kali. Melalui forum tersebut, menetapkan usulan calon definitif sekaligus mengesahkan 6 fraksi Dewan Gresik.
Dari keenam fraksi itu, PDIP belum menunjuk siapa kadernya duduk sebagai pimpinan DPRD.
Berdasarkan hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2024, ada 4 parpol yang berhak menduduki pucuk pimpinan. Yakni, PKB, Gerindra, PDIP dan Golkar.
“Dari surat yang telah kami terima, hanya PDIP yang belum mengirimkan nama. Sehingga proses pelantikan ketua definitif akan menunggu struktur pimpinan selesai,” tutur Ketua Sementara DPRD Gresik Abdullah Hamdi, Kamis (19/9/2024).
Hal ini berbeda halnya dengan PKB yang telah menunjuk M. Syahrul Munir sebagai Ketua DPRD Gresik. Sementara Gerindra yan menugaskan Luthfi Dhawam dan Golkar yang menunjuk Ahmad Nurhamim. Masing-masing sebagai Wakil Ketua DPRD Gresik.
Hamdi menjelaskan, meski belum lengkap. Proses tersebut tidak lantas menghambat jalannya kerja legislatif. Pihaknya telah membentuk 6 fraksi, masing-masing terdiri dari 4 fraksi tunggal dan 2 fraksi dari gabungan parpol.
“Masing-masing fraksi juga telah mendelegasikan anggotanya dalam tim perumus rancangan tatib dewan. Untuk selanjutnya sebagai dasar hukum penyusunan alat kelengkapan dewan (AKD),” ungkapnya.
Sementara itu, mantan Wakil Ketua dari PDIP Mujid Riduan menyampaikan bahwa pihaknya tinggal menunggu surat rekomendasi dari DPP. Pasalnya, sesuai regulasi hak kursi pimpinan DPRD menjadi keputusan mutlak dari ketua umum.
“Kami masih menunggu kepulangan ketua umum pulang dari kunjungan kerja di Rusia. Situasi menunggu rekomendasi juga dialami beberapa daerah lainnya,” paparnya.
Meski demikian kata dia, pihaknya telah menunjuk Noto Utomo sebagai ketua Fraksi PDIP Gresik. Sehingga, bisa ikut mengawal proses penyusunan tatib dewan.
“Kalau surat rekomendasi turun, tentu akan segera kami kirimkan ke sekretariat dewan untuk proses pengesahan,” tandasnya. [dny/ian]

as a preferred source on Google




