Surabaya (beritajatim.com) – Maskot Piala Dunia U20 2023 Indonesia sudah resmi dirilis oleh FIFA pada Minggu, 18 Agustus 2022. Hal ini menyambut gelaran Piala Dunia U20 2023 bakal diselenggarakan di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni 2023 mendatang.
Kepastian peresmian maskot tersebut diketahui melalui media sosial resmi FIFA selaku operator Piala Dunia U20 2023. FIFA mengumumkan kabar itu dengan menampilkan sebuah tayangan video maskot Piala Dunia U20 2023 yang bernama Bacuya.
Bacuya sendiri mempunyai kepanjangan Badak Cula Cahaya. Bacuya adalah hewan khas Indonesia yakni, Badak Jawa, yang populasinya sudah terancam punah.
“Perkenalkan Bacuya, Badak Jawa dan maskot (Piala Dunia) 2023 #U20WC Indonesia,” demikian pernyataan resmi FIFA.
Dalam video rilisan FIFA, kulit bacuya berwarna ungu. Ia tampak mengenakan baju berwarna merah dengan di bagian dada ada tulisan “Indonesia”. Selain itu, Bacuya juga mengenakan celana berwarna putih. Tepat di kaki sebelah kanan, terdapat nomor 23, yang menandakan tahun penyelenggaraan Piala Dunia U20 di Indonesia.
[berita-terkait number=”5″ tag=”olahraga”]
Bacuya tampil mengenakan jersey tim nasional sepak bola Indonesia berwarna merah putih. Bacuya diharap berperan penting dalam mengajak masyarakat untuk datang ke stadion melihat para pesepak bola muda berkompetisi.
Sebelum Bacuya diperkenalkan kepada publik di Hari Bebas Kendaraan di Jakarta, Federation International de Football Association alias FIFA juga telah memperkenalkan logo Piala Dunia U-20 2023 bertepatan dengan Hari Kemerdekaan di Indonesia.
Logo tersebut didominasi oleh warna merah dan putih serta berhiaskan aliran laut hijau dan beberapa pulau guna merepresentasikan Negara Indonesia sebagai negara kepulauan.
Berikut ini filosofi dan makna Bacuya:
- Bacuya adalah badak jawa muda sangat pemalu dan pendiam. Terlepas sari karakteristik ini, rasa ingin tahunya memakasa untuk berlari dengan tabah ke lapangan seperti ingin mencari sesuatu.
- Nuansa rumput hijau memotivasinya sampai dia menemukan sepak bola. Kemudian Sesuatu yang luar biasa terjadi, tanduknya menyala dengan warna-warna baru. Moment ini yang mengubah Bacuya.
- Setiap kali dia bermain sepak bola dengan seseorang, tanduknya akan bersinar lebih terang. Energi yang diberikan sepak bola kepada orang-orang sama dengan energi yang menerangi Bacuya.
- Bacuya adalah pembela. Dia memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Dia adalah penjaga talenta muda dan mercusuar untuk masa depan sepakbola. Bacuya siap bangkit bersama generasi baru.
- Bacuya pun bakal menjadi ladang berkembangnya UMKM Indonesia. Sebab, akan banyak perusahaan lokal yang membuat produk merchandise Bacuya ini.
- Simbol perdamaian melalui mascot Bacuya ini perlu terus digaungkan. Sebab, dalam Piala Dunia nanti bakal banyak negara dari berbagai belahan dunia yang akan bertanding di Indonesia.
(dae/nap)






