Surabaya (beritajatim.com) – Qatar merupakan negara Timur Tengah pertama yang menjadi tuan rumah ajang Piala Dunia 2022. Turnamen sepak bola bertaraf internasional ini berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember 2022 mendatang. Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini memiliki beberapa fakta menarik, di antaranya;
Salah satu negara terkaya
Berdasarkan produk domestik bruto (PDB) atas dasar paritas daya beli atau Purchasing Power Parity (PPP) per kapita, Qatar masuk menjadi negara terkaya keempat. Setelah Luksemburg, Singapura, dan Irlandia. Bahkan pada tahun 2020, Qatar menduduki peringkat pertama terkaya. Penurunan tersebut diprakirakan karena dampak Pandemi Covid-19 serta perubahan harga minyak bumi.
Salah satu pengekspor minyak bumi terbesar
Qatar memiliki kekayaan alam berupa cadangan minyak bumi yang begitu melimpah. Bahkan, negara ini menjadi salah satu pengekspor minyak bumi terbesar di dunia. Pada tahun 2021 tercatat ekspor minyak bumi dari negara Qatar bisa mencapai 457.573 barel per hari.
Bebas pajak penghasilan
Meski menjadi salah satu negara terkaya, ternyata Qatar membebaskan masyarakatnya dari pajak penghasilan. Hal ini tidak lepas dari pendapatannya yang sangat besar dari kekayaan alamnya berupa minyak dan gas bumi. Tak ayal jika para pekerja di Qatar mendapatkan pemasukkan yang besar dan bahkan juga dibebaskan dari pajak.
Negara teraman
Berdasarkan Indeks Kejahatan Numbeo menempatkan Qatar sebagai negara teraman di dunia pada tahun 2021. Hal ini berdasarkan angka kriminalitas yang menunjukkan angka paling rendah di dunia. Selain itu, kondisi alam di negara ini cenderung stabil dengan risiko gempa bumi hanya 0,1 persen saja. Numbeo juga menempatkan Doha sebagai kota teraman di dunia.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sepakbola”]
Maskapai dan bandara terbaik dunia
Berdasarkan Skytrax World Airport Awards 2021, Bandara Internasional Hamad di Qatar dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia. Selain itu, Qatar Airways juga menjadi Maskapai Penerbangan Terbaik di dunia. Hal ini dinilai berdasarkan survey kepuasan pelanggan terhadap maskapai dan juga bandara di seluruh dunia.
Miliki akhir pekan yang berbeda
Jika umumnya negara memiliki akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu, berbeda dengan di negara Qatar yang justru memilih hari Jum’at dan Sabtu, sebagai akhir pekan mereka. Hal ini tidak lepas kecenderungan penduduknya yang beragam Islam, hingga pada hari Jum’at masyarakat bisa lebih fokus untuk beribadah salat Jum’at. Tak ayal jika saat itu pula toko, pasar, dan mal ditutup. (fyi/ian)






