Surabaya (beritajatim.com)- Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya bukan hanya dikenal dengan sejarah perjuangannya, tetapi juga dengan keindahan serta kemegahan masjid-masjidnya. Banyak masjid di Kota Pahlawan yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi karena keunikan arsitektur dan nilai sejarahnya. Berikut lima masjid ikonik di Surabaya yang layak dikunjungi.
1. Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS)
Masjid Al-Akbar Surabaya adalah masjid terbesar di Jawa Timur sekaligus salah satu yang terbesar di Indonesia. Diresmikan pada tahun 2000, masjid ini menonjol dengan kubah berwarna biru toska berdiameter 54 meter dan menara setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna. Dari atas menara, pengunjung bisa melihat panorama kota Surabaya secara menyeluruh. Selain luas dan megah, masjid ini juga dilengkapi fasilitas lengkap seperti ruang pertemuan, area wudhu modern, dan taman yang tertata indah.
2. Masjid Cheng Hoo
Masjid Cheng Hoo menjadi simbol kerukunan antarbudaya di Surabaya. Berdiri sejak tahun 2002, masjid ini menggabungkan arsitektur khas Tiongkok dengan nilai-nilai Islam. Bentuk atapnya menyerupai pagoda dengan dominasi warna merah, hijau, dan kuning. Nama “Cheng Hoo” diambil dari Laksamana Cheng Hoo, seorang penjelajah Muslim asal Tiongkok. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga sering digunakan untuk kegiatan sosial dan budaya yang mempererat hubungan antarumat beragama.
3. Masjid Ampel
Masjid Ampel merupakan salah satu masjid tertua di Surabaya, didirikan pada tahun 1421 oleh Sunan Ampel, salah satu anggota Wali Songo. Terletak di kawasan Arab, masjid ini memiliki daya tarik spiritual yang kuat. Di sekitar masjid terdapat makam Sunan Ampel dan pasar yang menjual perlengkapan ibadah serta kurma dan parfum khas Timur Tengah. Suasananya kental dengan nuansa sejarah dan religius yang menarik bagi peziarah dari berbagai daerah.
4. Masjid Kemayoran
Masjid Kemayoran termasuk masjid bersejarah yang berdiri sejak masa kolonial Belanda. Arsitekturnya sederhana tetapi kokoh, menjadi saksi bisu perjuangan warga Surabaya di masa penjajahan. Meskipun telah mengalami beberapa kali renovasi, bentuk asli dan nuansa klasiknya masih terjaga. Masjid ini menjadi bukti bahwa semangat religius dan nasionalisme pernah berjalan berdampingan di tengah masa sulit.
5. Masjid Rahmat Kembang Jepun
Masjid Rahmat yang berlokasi di kawasan Kembang Jepun merupakan salah satu masjid tertua di Surabaya. Dibangun pada abad ke-15, masjid ini dahulu menjadi pusat dakwah Islam di kawasan pelabuhan. Ciri khasnya terletak pada perpaduan gaya arsitektur Jawa, Arab, dan Eropa. Hingga kini, masjid ini tetap aktif digunakan dan menjadi tempat favorit wisata religi yang ingin menyusuri jejak sejarah penyebaran Islam di Surabaya.
Lima masjid ini tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga simbol sejarah dan keragaman budaya di Kota Surabaya. Setiap masjid memiliki kisah dan keindahan tersendiri yang mencerminkan semangat toleransi dan kekuatan iman masyarakatnya. Mengunjungi masjid-masjid tersebut bukan sekadar wisata religi, tetapi juga perjalanan mengenal jati diri dan sejarah Surabaya yang penuh makna. [Nazala Habibah Fathyadin]






