Surabaya (beritajatim.com) – Bagi sebagian orang, pertemuan pertama atau kencan pertama bukanlah sesuatu yang mudah. Mereka kesulitan untuk memulai percakapan kecil pada orang baru.
Tidak hanya terjadi pada orang introvert, kesulitan ini biasanya juga dialami seseorang karena faktor-faktor khusus.
Terdapat beberapa orang cenderung berhati-hati dan memikirkan setiap jengkal respon yang akan diutarakannya untuk berkomunikasi. Itulah mengapa, sering terdapat jeda waktu untuk bergabung dalam percakapan.
5 langkah berikut dapat menjadi tips mudah bergaul pada pertemuan pertama:
1. Mengingat Nama Orang dengan Baik
Pada pertemuan pertama dengan orang baru, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengingat namanya dengan baik.
Ketika memulai percakapan, seseorang akan senang apabila kehadirannya divalidasi orang lain. Seseorang akan senang jika namanya disebut saat percakapan.
2. Tersenyum dan Menyapa
Pertemuan dengan orang baru bisa menimbulkan ketegangan. Tersenyum dan menyapa membantu mengurangi ketegangan dan menciptakan suasana yang lebih santai.
Orang cenderung merespons dengan baik ketika disapa dengan ramah. Ini membuka peluang untuk berbicara lebih lanjut dan memperluas jaringan sosial.
3. Mengajukan Pertanyaan
Ketika kita mengajukan pertanyaan, kita menunjukkan minat pada orang lain. Ini membuka peluang untuk berbicara lebih lanjut.
Orang cenderung merespons dengan baik ketika disapa dengan ramah. Ini membuka peluang untuk berbicara lebih dalam. Melalui pertanyaan pula, kita dapat menemukan persamaan di antara satu sama lain.
4. Pendengar yang Baik
Selain beberapa hal di atas, salah satu tips penting dalam percakapan dengan orang baru adalah menjadi pendengar yang baik. Ketika orang lain sedang menjawab pertanyaan yang diajukan, kita harus memberinya waktu untuk menjawab.
Hindari memotong pembicaraan. Jangan sampai hal ini menjadi kebiasaan dan pada akhirnya memicu pembicaraan yang tidak nyaman.
5. Bersosialisasi dengan Bersikap Apa Adanya
Dilansir dari jurnal ‘Social Psychology’ karya Wilson, Ketika kita berinteraksi dengan orang lain tanpa menyembunyikan diri atau berpura-pura menjadi seseorang yang kita sebenarnya tidak, kita menunjukkan keaslian.
Orang lain cenderung lebih merasa nyaman dan terbuka ketika mereka merasakan bahwa kita benar-benar menjadi diri sendiri. Ketika kita menunjukkan keterbukaan tentang diri kita sendiri, orang lain juga cenderung lebih terbuka. Ini membuka peluang untuk berbicara tentang pengalaman, minat, dan pandangan bersama. [aje]






