Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejak sekitar lima hari terakhir, seorang kakek bernama Dasir (63), warga Dusun Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro diketahui tidak keluar rumah.
Kakek sebatang kara yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro itu ternyata ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (3/3/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Ngasem, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Karyoto, menjelaskan Dasir diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia oleh Kasmadi (46) yang hendak melihat meteran listrik.
“Lokasi meteran listrik tidak jauh dari rumah korban. Ketika sampai di lokasi meteran, saksi Kasmadi mencium bau menyengat seperti bangkai,” ujar Kapolsek, Senin (4/3/2024).
Saksi kemudian mencari sumber bau yang menyengat seperti bangkai tersebut. Setelah masuk ke dalam rumah korban mengetahui si empunya rumah sudah tidak bernyawa. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke pemerintah desa setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.
“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Ngasem berkoordinasi dengan Puskesmas Ngasem dan tim identifikasi Sat Reskrim Polres Bojonegoro,” kata Kapolsek.
Berdasarkan hasil identifikasi diketahui ciri-ciri mayat jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 167 sentimeter, kulit coklat, rambut hitam, dan saat ditemukan korban mengenakan baju kemeja motif batik, tanpa memakai celana.
“Berdasarkan keterangan Kepala Desa Butoh Edy Santoso, bahwa info dari para tetangga, sejak lima hari lalu korban tidak pernah terlihat keluar rumah,” kata Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kemudian, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan. “Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban,” pungkasnya. [lus/ted]






