Surabaya (beritajatim.com) – Bagi kalian penggemar anime, kalian pasti sudah tak asing dengan film-film karya Studio Ghibli, yang mana merupakan studio film animasi asal Jepang dan terkenal lewat karya luar biasanya. Studio Ghibli sendiri telah berkiprah sejak tahun 1985, dan terus menorehkan prestasi gemilang dengan merilis berbagai film anime berkualitas tinggi.
Hayao Miyazaki dan sutradara-sutradara lainnya telah berhasil menciptakan karya-karya yang memikat hati penonton tidak hanya di Jepang, tetapi juga di seluruh dunia. Dari sekian banyak film Studio Ghibli, berikut adalah lima film terlaris yang berhasil meraih penghasilan fantastis.
1. Spirited Away (2001) – Pendapatan: Rp6,1 Triliun
Spirited Away, film yang ditulis dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki, berhasil menduduki urutan pertama sebagai film Studio Ghibli terlaris hingga saat ini. Film berdurasi 120 menit ini mengisahkan perjalanan seorang anak perempuan berusia 10 tahun bernama Sen, ke dunia roh. Alur ceritanya yang unik dan menarik membuat film ini berhasil meraih pendapatan sebesar Rp6,1 triliun. Dengan visual indah dan cerita mempesona, tak heran jika Spirited Away mendapat pujian dari kritikus dan meraih kesuksesan yang luar biasa di pasar internasional.
2. Howl’s Moving Castle (2004) – Pendapatan: Rp3,6 Triliun
Di peringkat kedua film Studio Ghibli terlaris ada Howl’s Moving Castle. Dibuat sebagai bentuk protes atas invasi Amerika Serikat ke Irak, Howl’s Moving Castle, yang dirilis pada 2004, juga meraih popularitas yang besar. Dengan pendapatan mencapai Rp3,6 triliun, film ini menceritakan kisah Sophie yang terkena kutukan penyihir dan terjebak dalam pertarungan Howl. Film ini tidak hanya menjadi favorite anak-anak, namun juga orang dewasa. Howl’s Moving Castle pun berhasil masuk nominasi “Best Animated Feature” Oscar 2006.
3. Ponyo (2008) – Pendapatan: Rp3,1 Triliun
Merupakan film kedelapan Hayao Miyazaki untuk Studio Ghibli, Ponyo berhasil menyihir penonton dengan visual memukau. Kisah persahabatan antara Ponyo, ikan mas yang ingin menjadi manusia, dan Sosuke mendapatkan pujian dari kritikus. Dengan pendapatan sekitar Rp3,1 triliun, Ponyo menjadi bukti keberhasilan Miyazaki dalam menghadirkan karya-karya yang disukai oleh segala usia.
4. Princess Mononoke (1997) – Pendapatan: Rp3,02 Triliun
Princess Mononoke merupakan karya pertama dari Studio Ghibli yang mendapatkan rating PG-13 di Amerika Serikat. Film ini mengisahkan perjuangan pangeran Ashitaka dalam pertarungan antara dewa hutan dan manusia. Dengan visual menakjubkan dan cerita epik, film ini meraih pendapatan sekitar Rp3,02 triliun, memperkuat popularitas Studio Ghibli di seluruh dunia.
5. Arrietty (2010) – Pendapatan: Rp2,3 Triliun
Film debut sutradara Hiromasa Yonebayashi, Arrietty, menceritakan kisah keluarga kecil yang tinggal di dinding dan lantai rumah manusia, alur ceritanya pun tak kalah unik dari film-film Studio Ghibli lainnya. Oleh karena itu, tak heran jika Arrietty berhasil mencetak pendapatan sekitar Rp2,3 triliun, mengukuhkan Studio Ghibli sebagai salah satu studio animasi terkemuka di dunia.
Studio Ghibli terus membuktikan keunggulannya dalam menciptakan karya seni animasi yang timeless dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton. Deretan film terlaris ini menjadi saksi keberhasilan dan daya tarik Studio Ghibli di industri perfilman internasional. (mnd/ian)






