Surabaya (beritajatim.com) – Pernah menjumpai seseorang yang terkesan mudah marah, bahkan pada hal-hal yang sepele dan sederhana? Berikut ini alasan yang kerap mendasarinya.
Setiap orang pada dasarnya mempunyai beragam emosi. Mulai dari sedih, bahagia, hingga marah. Tentu saja hal tersebut normal terjadi pada setiap orang, bahkan berguna untuk mengungkapkan sekaligus meluapkan apa yang sedang dirasakan. Meski hal ini normal terjadi, tapi ada juga orang yang justru terkesan berlebihan dalam meluapkan perasaan, salah satunya ketika sedang marah.
Beberapa orang mungkin bisa dengan mudah tersulut amarahnya bahkan pada sesuatu yang sebenarnya sepele. Hal seperti ini mungkin memang tidak terlalu berdampak serius, tetapi jika dibiarkan terus menerus tidak menutup kemungkinan seseorang justru meluapkannya dengan menyakiti diri sendiri atau bahkan orang lain.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Umumnya ada beberapa hal yang membuat seseorang jadi mudah marah, di antaranya;
1. Stres dan frustasi
Ada kondisi di mana seseorang merasa sangat stres dan frustasi terhadap sesuatu. Terlebih jika tidak memiliki tempat untuk berbagi cerita atau tidak ada orang yang dapat membantu menyelesaikan permasalahannya, sehingga membuat pikirannya menjadi penuh dengan beban. Hal inilah yang kemudian membuat seseorang jadi lebih mudah marah.
2. Lelah fisik
Tak hanya faktor pikiran, fisik yang lelah juga dapat membuat orang jadi mudah tersulut emosi. Biasanya ini terjadi ketika orang lain tidak membantu meringankan beban, tapi justru merepotkan pekerjaannya.
3. Terlalu lama menahan emosi
Kemungkinan lain seseorang jadi terkesan mudah emosi sebenarnya selama ini telah menahannya begitu lama. Sehingga ini bisa menjadi bom waktu yang setiap saat dapat meledak. Bisa jadi, luapan emosi itu datang justru pada momen-momen yang dianggap sepele.
4. Trauma di masa lalu
Pengalaman buruk mungkin memang sudah berlangsung cukup lama. Namun bagi seseorang yang alami trauma, hal tersebut akan selalu menghantuinya. Sehingga tak heran jika ada sesuatu yang mentrigger trauma tersebut, emosinya seketika akan meledak, bahkan mungkin sampai di luar bayangan orang lain.
5. Cemas
Selain stres dan frustasi, perasaan cemas yang berlebihan juga dapat membuat seseorang jadi lebih mudah marah. Di saat dirinya sedang dibingungkan oleh pikirannya sendiri, di sisi lain orang lain terkesan semakin memperburuknya. Terlebih karena perasaanya cenderung jadi lebih sensitif. (fyi/nap)






