Surabaya (beritajatim.com) – Sebagian wanita mengaku memiliki gairah seksual lebih tinggi ketika sedang haid. Meski tidak semuanya alami hal yang sama, tetapi memang banyak perempuan yang merasa demikian. Mungkin juga kamu salah satunya?
Sebenarnya hal ini cukup normal dan rutin dialami. Terlebih karena ada beberapa hal yang mendasarinya. Adapun lima hal yang kerap buat wanita lebih bergairah saat menstruasi, di antaranya;
Adanya tekanan darah pada ujung saraf
Gairah seksual yang meningkat ketika sedang haid tidak lepas dari pengembangan rahim dengan darah dan menekan ujung saraf pada pulvic basin (panggul). Sehingga ketika ujung saraf di sekitar vulva terangsang, otak akan menganggap adanya sentuhan pada area sensitif tersebut.
Pengaruh lonjakan hormon testosteron
Ketika haid, akan ada perubahan hormon estogren pada perempuan. Terlebih hormon testosteron yang pada dasarnya berjumlah sedikit, mengalami lonjakkan ketika sedang haid. Sehingga cukup untuk membangkitkan gairah seksual. Karena hormon tersebutlah yang dapat membuat libido mereka menjadi meningkat.
Anggapan bercinta akan sembuhkan nyeri karena haid
Seperti yang kita tahu selama ini, bahwa bercinta atau berhubungan seksual dapat mengurangi rasa nyeri dan kram perut akibat menstruasi. Selain itu, seks juga memberikan rasa nyaman. Sehingga pada kondisi tersebut, para wanita kemudian terdorong gairah libidonya.
Adanya pengaruh psikologi
Bagi sebagian orang, mungkin selama ini beranggapan bahwa berhubungan seksual ketika sedang menstruasi tidak akan alami pembuahan. Sehingga membuatnya merasa santai, tidak khawatir, dan ingin selalu bercinta. Padahal, dalam kondisi haid, wanita masih memungkinkan untuk alami pembuahan. Meskipun tingkat keberhasilannya juga cukup rendah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”wanita”]
Berbagai faktor saling berkaitan
Sebenarnya, hingga saat ini para ahli kesehatan belum mempunyai jawaban pasti perihal kondisi tersebut. Hanya saja meningkatnya gairah seksual ketika sedang menstruasi tidak terjadi hanya karena alasan tunggal, melainkan ada berbagai hal yang saling berkaitan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Selain itu, kondisi seperti ini dikatakan normal terjadi.
Terlebih, ovulasi juga merupakan fase paling subur bagi para perempuan. Jadi tak perlu heran jika pada masa ini, mereka alami peningkatan gairah seksual. Hal ini juga tergantung dari bagaimana hormon bekerja. Khususnya bagi mereka yang alami pre-menstrual syndrome. (fyi/ian)






