Malang (beritajatim.com) – Arema FC kembali menelan kekalahan saat bermain di kandang sendiri. Terbaru, Singo Edan kalah 1-2 dari Persija Jakarta dalam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (8/11/2025).
Sebelumnya, Arema FC juga mengalami hasil serupa di tiga laga kandang lainnya. Tim asuhan Marcos Santos kalah 1-2 dari Dewa United pada (13/9/2025), tumbang 1-2 dari Persib Bandung pada (22/9/2025), serta menyerah 1-3 dari Borneo FC pada (26/10/2025).
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui empat kekalahan beruntun tersebut terjadi karena timnya bermain di bawah performa terbaik. Ia menilai para pemain kurang fokus dan kehilangan momentum di babak kedua, meski sempat unggul lebih dulu di beberapa pertandingan.
“Dari empat pertandingan, lawan Dewa United Arema kurang bagus, terus lawan Persib dan Persija di babak pertama kami bisa cetak gol dulu. Tapi hari ini kurang konsentrasi. Saya tetap mengapresiasi kerja keras pemain,” ujar Marcos.
Kekalahan beruntun ini membuat Aremania yang memadati tribun Stadion Kanjuruhan merasa kecewa. Mereka meneriakkan kekecewaan kepada tim usai pertandingan berakhir. Marcos pun menyampaikan permintaan maaf kepada suporter setia Arema FC. “Saya meminta maaf kepada Aremania. Pemain sudah bekerja keras untuk mereka,” katanya.
Sementara itu, pemain Arema FC Salim Akbar menilai kekalahan ini bukan karena tekanan bermain di kandang, melainkan faktor kurang beruntung dan kesalahan kecil di lapangan. “Sebenarnya tidak ada beban. Kami selalu datang untuk menang, tapi mungkin belum rezeki kami. Setiap pertandingan ada kesalahan, dan itu jadi pelajaran buat kami,” ungkap Salim.
Dengan hasil ini, Arema FC mencatat empat kekalahan kandang beruntun, yang menjadi sinyal serius bagi tim untuk segera memperbaiki konsistensi permainan mereka. [luc/kun]






