Surabaya (beritajatim.com) – Air memberikan peranan penting untuk kehidupan. Ada berbagai manfaat yang kita terima darinya dan dibutuhkan setiap makhluk hidup. Air digunakan untuk mandi, memasak, mencuci dan lain sebagainya. Bahkan, air merupakan sumber penghasil listrik di industri pertanian.
Tapi, penggunaan yang berlebihan sering menyalahi aturan sehingga pencemaran air terjadi dan tidak dapat digunakan kembali. Bahaya dari pencemaran air termasuk masalah serius apabila tidak ditanggapi akan mengganggu kehidupan dan ekosistem di bumi.
Pencemaran air merupakan proses atau suatu keadaan dalam mencemari penampungan air seperti sungai, danau hingga lautan. Pencemaran air ternyata terjadi akibat ulah tangan manusia yang kurang menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Pencemaran air sebenarnya masalah yang potensial dalam mengganggu siklus kehidupan manusia. Penyebab dari pencemaran air adalah cairan limbah dari pabrik yang tidak disaring sebelum dibuang ke sungai atau laut.
Selain itu, pencemaran air dapat terjadi akibat penggunaan pestisida dan pupuk kimia pada sektor pertanian. Limbah rumah tangga dan penebangan pohon secara berlebihan dapat menjadi penyebab pencemaran air.
Dampak keberlanjutan dari pencemaran air adalah:
Pemicu Terjadinya Banjir
Adanya penumpukan sampah di sungai dan perairan menyebabkan aliran air tersumbat. Sampah itulah yang menimbulkan pencemaran air sehingga dapat merugikan masyarakat.
Keseimbangan Air Terganggu
Kerusakan ekosistem air di laut dan sungai yang menyebabkan penurunan kualitas air. Secara tidak langsung, ini mengganggu hewan dan tumbuhan sulit untuk bertahan hidup. Disamping itu, ada kerugian pada nelayan dan akan mengalami kerugian.
[berita-terkait number=”3″ tag=”banjir”]
Tingkat Keasaman (pH) Mengalami Perubahan
Secara umum, tingkat keasaman optimal bagi kehidupan organisme adalah 6,5 hingga 7,5. Apabila, air sudah tercemar limbah industri, limbah urban dan sektor pertanian besar kemungkinan terjadinya pencemaran. Tentu saja, hal ini berpengaruh pada konsentrasi ion-ion hidrogen yang membuat pH air berubah bahkan mengganggu kehidupan organisme.
Krisis Ketersediaan Air Bersih
Kita dapat menemukan sumber air bersih pada sungai, danau atau pegunungan yang tercemar. Dampak dari pencemaran air menimbulkan endapan, koloid dan bahan terlarut yang berasal dari bahan-bahan buangan industri berupa obat-obatan, sektor pertanian berupa pupuk kimia dan pestisida, dan limbah rumah tangga seperti deterjen dan sampah tanpa pengelolaan. (PRD/ian)






