Ngawi (beritajatim.com) – 362 warga binaan pemasyarakatan (WBP) memberikan hak suara mereka dalam Pemilu 2024 di di Lapas Ngawi. Kepala Lapas Ngawi Siswarno mengatakan, jumlah itu merupakan DPT dan DPTb, ada 362 wabin yang nyoblos di dua tempat pemungutan suara yang disediakan di Lapas.
‘’Ada dua TPS yakni TPS 901 dan TPS 902. Ada 35 orang warga yang mendapatkan lima surat suara, ada yang dua ada yang tiga. Ada yang cuma satu karena berasal dari luar wilayah Jatim,’’ kata Siswarno.
Untuk pemungutan suara, dimulai pukul 08.00 WIB berakhir pada pukul 10.45 WIB. Pun, ada 89 orang petugas yang menjadi kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).
‘’Petugas KPPS dan pengawasnya ini hybrid, ada yang dari dalam Lapas, ada juga yang berasal dari luar LP,’’ katanya.
Diketahui, untuk hasil penghitungan suara di TPS 901 Lapas Ngawi yakni untuk Anies-Muhaimin mendapat 7 suara, untuk Prabowo-Gibran mendapat 119 suara, dan Ganjar-Mahfud mednapat 37 suara, total suara tidak sah ada 6 suarat suara.
Sementara, untuk TPS 902 Lapas Ngawi, untuk Anies Muhaimin mendapat 6 suara, untuk Prabowo Gibran ada 120 suara, kemudian 39 suar auntuk Ganjar-Mahfud, pun dua surat suara rusak. [fiq/ian]






