Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 35,57 persen anak usia dini (0-6 tahun) di Jawa Timur sudah bisa mengakses internet. Angka ini menunjukkan bahwa teknologi semakin mudah dijangkau oleh anak-anak sejak usia dini.
Dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui akun resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, berikut rincian persentase anak usia dini yang sudah mengakses internet di Jawa Timur, di antaranya 4,33 persen anak usia di bawah 1 tahun, 33,80 persen anak usia 1-4 tahun, dan 51,19 persen anak usia 5-6 tahun.
Kemajuan teknologi memang memberikan banyak manfaat, tetapi di sisi lain juga memiliki risiko, salah satunya adalah kecanduan gadget.
Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan pada anak dapat mengakibatkan gangguan perkembangan sosial, emosional, dan kognitif.
Anak yang terlalu sering terpapar gadget berisiko mengalami berbagai gangguan, seperti Gangguan konsentrasi, sehingga anak sulit fokus saat belajar. Kurangnya interaksi sosial, yang membuat anak lebih tertarik dengan dunia maya daripada dunia nyata.
Cahaya biru dari layar gadget dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang mengatur pola tidur. Bahkan, anak juga rentan menjadi korban atau pelaku perundungan di dunia maya.
Selain itu, penggunaan gadget pada usia dunia dapat membuat postur tubuh buruk, obesitas, hingga gangguan penglihatan bisa terjadi akibat pemakaian gadget yang berlebihan.
Cara Melindungi Anak dari Kecanduan Gadget
Agar anak tetap aman dan tidak kecanduan gadget, orang tua perlu mengambil langkah-langkah berikut:
1. Batasi Waktu Penggunaan Internet
Terapkan batasan waktu penggunaan gadget sesuai usia anak. Misalnya, anak usia di bawah 2 tahun sebaiknya tidak diberi akses ke layar gadget, sementara anak usia 2-5 tahun maksimal satu jam per hari.
2. Manfaatkan Fitur Perlindungan Teknologi
Gunakan parental control pada perangkat dan aplikasi untuk menyaring konten yang bisa diakses anak.
3. Ajarkan Internet yang Aman
Beritahu anak tentang bahaya internet, seperti penipuan online dan predator digital.
4. Jaga Data Pribadi Anak di Internet
Pastikan anak tidak sembarangan membagikan informasi pribadi, seperti alamat rumah atau nomor telepon.
5. Hormati Privasi Anak di Internet
Hindari membagikan foto atau informasi pribadi anak tanpa izin mereka untuk menghindari penyalahgunaan data.
6. Berkomunikasi Secara Terbuka
Jalin komunikasi yang baik agar anak merasa nyaman bercerita tentang pengalaman mereka di dunia digital.
7. Dampingi Anak Saat Menggunakan Internet
Ajak anak menonton konten edukatif bersama dan beri arahan tentang penggunaan internet yang sehat.
8. Berikan Anak Ruang untuk Berekspresi
Dukung anak untuk melakukan aktivitas offline, seperti bermain di luar rumah, membaca buku, atau menggambar.
9. Ketahui Kontak Bantuan
Jika anak mengalami masalah terkait internet, segera hubungi pihak yang berwenang, seperti Kominfo, KPAI, atau layanan psikolog anak.
Meskipun akses internet pada anak usia dini terus meningkat, orang tua tetap perlu mengawasi dan membimbing mereka agar tidak kecanduan gadget. Dengan menerapkan batasan waktu, menggunakan fitur keamanan, serta menjaga komunikasi terbuka, anak bisa tetap menikmati manfaat internet tanpa terkena dampak negatifnya. [fyi/beq]






