Jombang (beritajatim.com) – Octadella Bilytha Permatasari memegang bola. Dia mundur beberapa langkah untuk mengambil ancang-ancang. Si kulit bundar yang ada di tangan kirinya itu kemudian dipukul menggunakan tangan kanan. Bola melayang ke udara, lalu jatuh di lapangan.
Penonton yang hadir langsung memberikan aplaus. Mereka bertepuk tangan. Hal serupa juga dilakukan oleh Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Jombang H Warsubi. Kepala Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang ini melakukan servis. Bola voli yang dia pukul menyeberangi net. Lagi-lagi, tepuk tangan penonton pun pecah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gerindra-jombang”]
Servis yang dilakukan Mbak Della, panggilan akrab Octadella Bilytha Permatasari, dan Warsubi menjadi penanda dibukanya Turnamen Bola Voli Antar Club se-Jawa Timur yang bertempat di lapangan Dusun Belut Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto, Minggu (17/7/2022) malam. Acara pembukaan berlangsung meriah. Penonton memadati lapangan tersebut.
Pertandingan perdana mempertemukan Putra Kelud Kediri melawan ITB (Industri Tahu Bapang) Kecamatan Jogoroto Jombang. “Acara ini diikuti 32 tim. Selain dari Jombang, peserta juga berasal dari Kediri serta Mojokerto. Turnamen berlangsung selama satu bulan, mulai 17 Juli hingga 17 Agustus 2022,” ujar Mbak Della yang merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Jombang ini.
Perempuan berjilbab ini mengatakan, dirinya memiliki program ‘Mbak Della Cup 2022’. Program tersebut untuk menjaring bibit pemain bola voli di tingkat lokal. Selain itu juga mewadahi para pegiat bola voli guna menyalurkan bakatnya tersebut.

“Sehingga ke depan ketika Kabupaten Jombang membutuhkan atlet bola voli, maka sangat mudah untuk menemukan bibit-bibit unggul di cabang olahraga (cabor) ini. Ibaratnya ini sebagai pengkaderan. Kita menyemai bibit atlet bola voli,” ujar Mbak Della.
Meski kegiatan ini bersifat olahraga, namun tidak melupakan sisi sosial. Karena, hasil penjualan tiket selama satu bulan iyu seluruhnya akan disumbangkan untuk pembangunan musala yang ada di Dusun Belut. Pasalnya musala tersebut sudah waktunya renovasi.
Berapa hadiah untuk turnamen ini? Mbak Della menjelaskan, panitia mengambil juara 1, 2, 3, serta harapan 1. Total hadiahnya sebesar Rp 18 juta. “Kebetulan di Dusun Belut ini ada musala yang butuh perbaikan. Sehingga seluruh hasil penjualan tiket kita sumbangkan untuk pembangunan musala tersebut,” ujarnya.

Selain dihadiri Ketua AKD Jombang Warsubi, anggota DPRD Jombang dari Partai Gerindra juga nampak hadir, yakni Machwal Huda dan Aan Khunaifi. Selain itu juga hadir perwalilan dari Polsek Jogoroto serta Koramil setempat. Usai pembukaan, dua tim yang bertanding langsung memasuki lapangan. Mereka adalah tim Putra Kelud Kediri dan ITB Jogoroto Jombang.
Permainan kedua tim ini benar-benar menghibur penonton. Mereka silih berganti menyerang. Tak jarang, mereka melakukan smash keras. Tentu saja, saling kejar poin tak bisa terhindarkan. “Sebanyak 32 tim ini kita bagi menjadi pul A dan pul B. Malam ini pul A mempertemukan Putra Kelud Kediri melawan ITB Bapang. Besok pul B antara GMI Jogoroto melawan BVP Gedeg Mojokerto,” ujar salah satu panitia Nur Mahmudi yang juga Kepala Dusun (Kasun) Belut. [suf]






