Lamongan (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Lamongan. Kebakaran diduga berasal dari pembakaran bediang ini menyebabkan 1 bangunan rumah ludes dan 2 rumah lainnya terbakar sebagian.
Peristiwa kebakaran ini terjadi di RT 04 RW 01, Dusun Prijek, Desa Prijek Ngablak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, sekira pukul 19.30 WIB, Kamis (16/3/2023).
“Iya. Terjadi kebakaran di Desa Prijek Ngablak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Ada 3 rumah yang terbakar. Satu rumah terbakar habis dan dua rumah terbakar sebagian samping,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Lamongan, Siswanto, Kamis (16/3/2023) malam.
Adapun 3 rumah warga yang terbakar itu masing-masing milik Adnan (72), Darwi (72) dan Kasmidin (63). Ketiganya tinggal di Dusun Prijek, Desa Prijek Ngablak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/peristiwa/pengakuan-pilu-keluarga-korban-meninggal-kebakaran-rumah-paciran-lamongan/
Siswanto menambahkan, awalnya kebakaran ini diketahui pada pukul 19.30 WIB. Selang lima menit kemudian, warga setempat segera melaporkannya ke petugas piket Damkar Lamongan.
Atas adanya laporan itu, Siswanto berkata, pihaknya kemudian menerjunkan petugas Damkar untuk menuju ke lokasi. Ia juga menyebut, ada 3 unit mobil damkar yang diberangkatkan, meliputi 2 unit mobil dari Damkar Korwil Paciran dan 1 unit mobil dari Damkar Lamongan.
“Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar 20.25 WIB dan langsung berupaya untuk memadamkan api,” bebernya.
Diterangkan Siswanto, petugas melakukan pembasahan dan api baru berhasil dijinakkan satu jam kemudian. “Petugas melakukan pembasahan dan api tuntas dipadamkan pada pukul 21.32 WIB. Pemadaman ini berjalan aman dan lancar terkendali,” terangnya.

Lebih lanjut, tutur Siswanto, meski tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini mencapai ratusan juta, dengan luas bangunan yang terbakar yakni 6×15 meter persegi.
“Kerugian ditaksir mencapai Rp125 juta. Penyebabnya diduga berasal dari pembakaran bediang yang ada di samping rumah,” jelasnya.[riq/ted]






