Lamongan (beritajatim.com) – Hingga saat ini, jumlah penderita gangguan jiwa di Lamongan ada 3.389 orang. Oleh karenanya, Lamongan berupaya menekan angka tersebut dengan terus berkomitmen dalam memberikan penanganan kesehatan jiwa.
Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Demi merealisasikan komitmen itu, Pemkab Lamongan telah melakukan inovasi penanganan jiwa lewat program Lesung Si Panji (Lenyapkan Pasung Manusiakan Pasien Jiwa).
Tak hanya itu, Bupati Yuhronur mengaku, Lamongan juga telah membentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) yang terus melakukan penyisiran ke seluruh kecamatan agar tidak ada lagi ODGJ yang dipasung di Lamongan.
“Saat ini jumlah penderita gangguan jiwa di Kabupaten Lamongan ada 3.389 orang dan di tahun 2016 jumlah pasien gangguan jiwa yang dipasung ada 191 orang. Berkat TPKJM dan kerjasama kita semua dalam menyisir setiap kecamatan, akhirnya pada tahun 2017 Kabupaten Lamongan bebas pasung dan mengantarkan Lamongan mendapat penghargaan otonomi Award,” ungkapnya, Minggu (11/9/2022).

Lebih lanjut, Bupati Yuhronur menyampaikan, Pemkab Lamongan juga telah meresmikan Puskesmas Karangkembang yang dikonsentrasikan untuk menangani masalah kejiwaan. Kini, Puskemas tersebut telah berubah statusnya menjadi RSUD Karangkembang.
“Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Lamongan dalam bidang kesehatan, khususnya bidang ODGJ, salah satunya dengan meresmikan RSUD Karangkembang sebagai pusat penanganan masalah kejiwaan,” tandasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”odgj”]
Sekadar diketahui, pada Sabtu kemarin (10/9/2022), bertempat di Guesh House Pemkab Lamongan, Bupati Yuhronur juga menerima audiensi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FKUA) Surabaya.
Audiensi yang dipimpin dr. Herlin Ferliana tersebut sebagai bentuk kerjasama pengabdian masyarakat antara FKUA Angkatan 1982 dengan Pemkab Lamongan dalam rangka menguatkan penanganan kesehatan jiwa untuk negeri yang berkelanjutan dan kolaboratif melalui program Lesung Si Panji.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Pak YES ini juga menyerahkan surat magang kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang akan melakukan pengabdian di RSUD Karangkembang, Babat, Lamongan. [riq/but]






