Gresik (beritajatim.com)- Vaksin booster menjadi persyaratan bagi warga yang ingin pulang kampung atau mudik lebaran. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh karyawan yang bekerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate atau lebih dikenal dengan nama JIIPE.
Sebanyak 250 karyawan memanfaatkan adanya vaksin ketiga jenis pfizer dan astra zeneca sebagai syarat perjalanan mudik. Menggandeng Urkes Polres Gresik, ratusan karyawan tersebut satu-persatu mendapatkan vaksin booster meski sedang menjalani ibadah puasa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksin-booster”]
Salah satu karyawati Lusi Nita Prastiwi asal Blitar menuturkan, dirinya bersyukur bisa mendapatkan vaksin booster di lingkungan tempatnya bekerja. Meski baru satu bulan menikah, mama muda ini bisa mudik ke kampung halaman bersama suami. Berkumpul bersama keluarga saat Idul Fitri usai divaksin booster.
“Senang banget bisa vaksin tanpa harus antre di luar. Bahagia banget, bisa mudik nanti lebaran. Kan sudah divaksin booster,” ujarnya, Selasa (12/4/2022).
Humas Comdev JIIPE, Mifti Haris mengatakan, sebelum bulan puasa pihaknya sudah melakukan vaksinasi booster. Namun, masih banyak karyawan JIIPE yang belum mendapatkan vaksin ketiga. “Kami bekerjasama dengan Polres Gresik untuk melakukan vaksin booster yang kedua di kawasan KEK JIIPD. Vaksinasi diberikan kepada karyawan, pekerja dan keluarganya,” katanya.
Kapolres Gresik AKBP M. Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo menyatakan vaksinasi booster ini akan terus bergulir dilakukan di tempat lainnya. “Kami akan terus memberikan vaksin covid-19 dosis pertama, kedua dan ketiga kepada masyarakat. Kedepan juga digelar gerai vaksin booster Bulan Ramadan usai salat tarawih di desa-desa,” ungkapnya. [dny/suf]






