Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 23 peserta pelatihan kerja barbershop yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar baru saja menerima sertifikat resmi dari Badan Nasional
Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah berhasil melalui uji kompetensi ketat yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PARAS Surabaya pada Jumat (8/8/2025). Sertifikat ini menandakan kesiapan mereka untuk bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Plt Kepala Disnaker Kabupaten Blitar, Nanang Adi Putranto, menegaskan bahwa sertifikasi BNSP yang diterima oleh para peserta pelatihan barbershop bukan sekadar formalitas, tetapi juga sebagai pengakuan resmi atas kompetensi mereka.
“Dengan sertifikat ini, 23 barber ini akan siap bersaing di dunia kerja. Kemampuan mereka tak kalah dengan barbershop yang sudah lama berdiri di Blitar,” ujar Nanang pada Minggu (10/8/2025).
Pelatihan yang diadakan oleh Disnaker Kabupaten Blitar ini dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025, dengan total dana sebesar Rp1,5 miliar. Nanang juga menjelaskan bahwa pelatihan ini melibatkan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk 15 pelamar umum, 5 dari keluarga petani tembakau, dan 3 dari musrenbang.
Sertifikasi yang diperoleh para peserta diharapkan dapat membekali mereka dengan keterampilan yang tidak hanya terbatas pada kemampuan teknis memotong rambut, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan tren industri yang terus berkembang.
“Para peserta ini akan menjadi tenaga kerja yang terampil, bersertifikat nasional, dan siap bersaing di dunia industri,” tambah Nanang.
Mereka juga diharapkan mampu menguasai penggunaan aplikasi pelanggan dan memahami tren gaya rambut berbasis algoritma yang kini semakin populer di dunia barbershop.
Pelatihan barbershop ini merupakan yang kelima dari total sembilan pelatihan yang akan diadakan oleh Disnaker Kabupaten Blitar. Inisiatif ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di wilayahnya.
Melalui berbagai pelatihan berbasis kompetensi, pemerintah Blitar berkomitmen untuk mencetak tenaga kerja yang profesional, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan industri. [owi/suf]






