Malang (beritajatim.com) – Sedikitnya 200 ekor tukik alias anak penyu bakal dilepas Liarkan di Pantai Bajulmati yang ada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Tujuan pelepasan ratusan hewan laut dari hasil penangkaran Sea Turtle Conservation (BSTC) Bajulmati ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem dialam bebas.
Kepala Bagian Pemangkuan Hutan (BKPH) Sumbermanjing, Perhutani KPH Malang, Amir Chamzah menjelaskan, pelepasan hewan laut jenis reptil nanti akan dilakukan secara bersama-sama.
Selain Perhutani dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Pulau Sempu, juga melibatkan Pemkab Malang bersama instansi terkait lainnya.
“Pelepasan tukik atau anak penyu itu akan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2023 mendatang,” tegas Amir, Rabu (7/6/2023).
BACA JUGA:
Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DLH Sumenep Kampanyekan ‘Solusi Asik Tanpa Sampah Plastik
Jaga Lingkungan Hidup, Ratusan Nelayan Pendukung Ganjar Bersih-bersih Pantai
Amir menerangkan, peran Perhutani dalam pelepasan tukik penyu nanti sebagai fasilitas terkait keberadaan lokasi penetasan telur penyu tepatnya berada diawasan petak 88 K wilayah RPH Bantur. Selain itu, lanjut Amir, Perhutani juga ingin mengedukasi masyarakat termasuk sebagai pelaku wisata dalam kawasan hutan negara, untuk bersama-sama saling mendukung program pelestarian habit penyu dari kepunahan.
“Ke depan Perhutani bersama dinas terkait juga memprogramkan pembangunan lokasi penetasan penyu di Pantai Wonogoro. Itu terkait panjangnya bentangan pantai di Malang Selatan. Selain untuk menarik kunjungan wisatawan, pantai Bajulmati kedepan juga punya ikon sebagai wisata penyu,” Amir mengakhiri. [yog/but]






