Sampang (beritajatim.com) – Dua nelayan asal Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Sampang, Madura, Moh Soleh (36) dan Sahri (44), lolos dari maut setelah kapal mereka terbalik dihantam ombak besar saat mencari ikan di laut, Selasa (4/6/2024).
Menurut Mukarrom, salah satu warga setempat, insiden tersebut terjadi sekitar satu jam perjalanan dari daratan. Beruntung, kedua nelayan tersebut selamat karena bisa berenang saat kapal mereka terbalik.
“Keduanya selamat karena bisa berenang,” ujar Mukarrom, Rabu (5/6/2024).
Mukarrom menambahkan, saat kejadian, kedua nelayan tersebut juga ditolong oleh nelayan lain yang kebetulan melihat kapal mereka terbalik. Kapal yang terbalik tersebut kemudian ditarik ke darat secara gotong royong oleh para nelayan.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hozin, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait insiden tersebut.
“Tapi syukurlah kalau semuanya selamat. Kami menghimbau kepada semua masyarakat, terutama nelayan, agar tetap berhati-hati saat melaut karena cuaca saat ini masih ekstrem,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu waspada saat melaut, terutama di tengah cuaca ekstrem. (ted)






