Lamongan (beritajatim.com) – Pemkab Lamongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Pasar Murah Ramadhan 2023. Di gelaran ini, sebanyak 2.880 paket sembako yang tersebar ke 6 titik lokasi ludes terjual.
Berdasarkan informasi yang diserap beritajatim.com dari Disperindag Lamongan, diketahui jumlah paket sembako Pasar Murah Ramadhan 2023 ini meningkat. Sebelumnya pada 2022 lalu, paket sembako yang disediakan hanya berjumlah 1.950 paket dan disebar ke 5 titik.
Untuk satu paket sembako lengkap tersebut dibandrol dengan harga Rp90 ribu. Paket itu berisi 5 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak dan 4 bungkus mie instan. Harga paket sembako itu jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasaran pada umumnya.
Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik mengungkapkan Pasar Murah Ramadhan ini digelar sebagai upaya Pemkab Lamongan dalam menstabilkan harga sembako. Selain itu, pasar murah ini juga dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga Idulfitri 1444 H.
“Pasar Murah Ramadhan ini dilaksanakan di 6 titik lokasi. Kami berusaha untuk mengoptimalkannya dan melaksanakannya secara masif. Jika terdapat paket yang tidak terserap karena kendala tertentu, hujan misalnya, maka Disperindag welcome untuk menerima permintaan susulan,” kata Anang, Kamis (13/4/2023).
Baca Juga:
Masjid Agung Lamongan, Ikonik dan Simpan Benda Bersejarah
Anang menegaskan, pasar murah ini tak hanya diadakan dalam rangkaian Safari Ramadhan dan menjelang Lebaran saja, namun juga bakal diadakan saat perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, khususnya jika terjadi gejolak yang sama terkait ketersediaan dan stabilitas harga sembako.
“Saya berharap dalam situasi yang seperti ini memang biasanya ada hal-hal tertentu yang berkaitan dengan harga bahan pokok. Alhamdulilah, Lamongan mudah-mudahan aman sampai nanti Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat bisa tenang menikmatinya,” harapnya.
Atas digelarnya pasar murah ini, masyarakat yang mengetahui pasar murah pun berduyun-duyun menyerbu ke lokasi. Mereka sangat antusias membeli paket sembako yang telah disediakan.
Tutik, salah satu warga asal Kecamatan Solokuro yang rela mengantri untuk membeli paket sembako ini mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini sangat bermanfaat dan sangat membantu masyarakat. Bahkan, ia berharap, kegiatan ini bisa sering-sering dilakukan.
“Ya bagus, adanya pasar murah ini sangat membantu, harganya lumayan murah. Semoga lebih sering-sering, tidak hanya di bulan Ramadhan saja ,tapi juga untuk bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.
Baca Juga:
Lamongan Minimalisir Kecelakaan di Perlintasan Rel Kereta
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang berkesempatan untuk meninjau pasar murah yang digelar di Masjid Al Jihad Desa Payaman Kecamatan Solokuro tampak senang melihat antusiasme warga yang menyerbu lokasi pasar murah.
Bupati Yuhronur menyampaikan bahwa dirinya bersama Wabup Abdul Rouf, seluruh jajaran Forkopimda dan stakeholder Lamongan akan terus berupaya sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lamongan.
“Kami terus berupaya untuk menjaga kegotongroyongan, keguyupan, serta harmonisasi, untuk mengantarkan Lamongan menjadi semakin baik, semakin maju, semakin berkembang dan mampu mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Ayo terus berupaya bersama-sama supaya Lamongan ini semakin baik,” tuturnya. [riq/beq]






