Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 167.946 anak menjalani imunisasi polio yang dilakukan Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik.
Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani mengatakan, imunisasi polio ini dua putaran. Bulan Januari dan bulan Februari. Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) diawali di salah sekolah TK 100 anak. Kemudian sekolah dasar 334 serta di sekolah TK lagi 300 anak.
“Tujuan imunisasi ini supaya kekebalan anak usia 0-7 tahun dan juga tindakan preventif anak-anak tidak tertular penyakit polio,” ujar Ning Nurul, Senin (15/01/2024).
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusna mengatakan, kondisi di Gresik sejak tahun 2014, Gresik bebas polio. Mudah-mudahan terhindar penyakit polio. Pasalnya, penyakit ini bisa menimbulkan cacat permanen dan bisa menimbulkan kematian. “Gresik sasarannya ada 167.946 dimana sasaran berumur 0-7 tahun berarti usia anak-anak kita usia 8 tahun kurang 1 hari masuk sasaran,” katanya.
Bayi, balita, paud, kelompok bermain TK, SD hingga kelas 2 masuk sasaran. Anak-anak bisa diajak ke Pos pin terdekat, jumlah pos pin di Gresik mulai puskesmas , posyandu, TK, paud kemudian di sekolah-sekolah ada 7.086 pos. Sehingga aksesnya gampang. “Tetesan 2 tetes polio ini efek sampingnya sangat minimal sehingga tidak perlu kuatir,” ungkap dr Khusna.
Seperti diketahui, munculnya kasus polio liar terjadi di Pulau Madura. Penyakit ini merupakan penyakit menular lewat mulut. Sehingga, komite nasional imunisasi rekomendasi Jawa Tengah dan Jawa Timur sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dua putaran. Pada bulan Januari (15-20) merupakan putaran pertama dan putaran kedua 19 Februari 2024. [dny/kun]






