Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 1.500 personel Polres Malang bakal dikerahkan dalam Pengamanan Lebaran dan Idul Fitri 1444 Hijriyah. Hal itu disampaikan langsung Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana dalam Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2023 di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang, Senin (17/4/2023).
Menurut Kholis, 600 personel aktif akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2023 ini. Selain personel kepolisian, pelaksanaan operasi juga melibatkan TNI dan instansi terkait guna kelancaran kegiatan. Serta didukung seluruh Polsek di 30 jajaran se Kabupaten Malang.
Kholis menjelaskan, Operasi Ketupat Semeru akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 18 April hingga 1 Mei 2023. Ratusan personel gabungan akan bertugas di 12 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang tersebar di sejumlah lokasi di Kabupaten malang.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/diserang-kkb-papua-prajurit-tni-pratu-miftahul-arifin-asal-pacitan-gugur/
Membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, apel gelar pasukan dilakukan guna memastikan kesiapan dalam mengamankan seluruh rangkaian Lebaran 1444 Hijriyah berjalan aman dan lancar.
“Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya idul fitri 1444 H,” tegas Kholis.
Kholis berpesan, kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan selalu menanamkan dalam diri bahwa pengamanan yang dilakukan dalam operasi ketupat 2023 adalah sebuah kehormatan, sekaligus ladang amal ibadah bagi kita semua.
Personel harus mengedepankan langkah-langkah humanis dan menerapkan buddy system sehingga dapat melayani sebagaimana harapan masyarakat. Termasuk, lanjut Kholis, kesiapan perlengkapan fasilitas penunjang pada pos pengamanan dan pos pelayanan sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas yang optimal.
“Selain pengamanan arus mudik, langkah-langkah yang sama juga akan diterapkan pada arus balik, sehingga kita mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan, agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat,” ujarnya.
Mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ini melanjutkan, agar seluruh jajarannya untuk mengevaluasi titik-titik kemacetan yang terjadi pada arus mudik dan balik pada tahun-tahun sebelumnya. Informasi tentang kebijakan dan perkembangan situasi lalu lintas terkini juga akan disampaikan kepada masyarakat melalui media sosial maupun media elekronik.
“Komunikasi publik terkait perkembangan situasi lalu lintas akan disampaikan melalui media-media tv, radio nasional maupun lokal, serta media streaming Polri Tv dan radio,” bebernya.
Kepolisian berharap seluruh rangkaian pelaksanaan pengamanan libur Lebaran 2023 dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Mudah-mudahan seluruh rangkaian pergelaran operasi yang kita laksanakan bersama seluruh stakeholder terkait, bisa memberikan suasana yang nyaman dan masyarakat yang akan mudik bisa lancar,” ujarnya.
Mengakhiri amanat, AKBP Putu mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan selamat merayakan hari Raya Idul Fitri 1444 H kepada seluruh umat Islam yang merayakan.
“Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita mampu mendapatkan ampunan dan menyambut hari kemenangan dengan hati yang suci,” pungkasnya.
Hadir dalam apel gelar pasukan tersebut diantaranya, Bupati Malang HM Sanusi, Forkopimda Kabupaten Malang, pimpinan instansi vertical, OKP dan tamu undangan lainnya. (yog/kun)






