Surabaya (beritajatim.com) – Lotus Art Courses yang bekerja sama dengan Wisma Jerman menggelar acara penyerahan hadiah lomba menggambar atau Awarding Ceremony Malwettbewerb, di Ruang Halle, Wisma Jerman Surabaya, Jumat (30/6/2023).
Sebelumnya, lomba menggambar dengan tema ‘Jerman Masa Kini’ ini telah berlangsung pada 1 Mei-3 Juni 2023 lalu. Adapun dari 135 karya yang masuk, hanya ada 15 peserta yang dinyatakan masuk dalam daftar karya terbaik.
Karya terbaik tersebut dikelompokkan berdasarkan tiga kategori usia. Masing-masing kategori diambil sebanyak lima karya terbaik yang diberi hadiah. Berikut daftarnya:
Karya Terbaik Katagori A (5-7 Tahun)
1. James G, judul karya “German Spring Time”
2. Azzamia Front Aziz, judul karya “Garmy Robot Assists The Old Man”
3. Ayana Azkadia, judul karya “Berdansa di Tepi Sungai”
4. Mikael Thaddeus S, judul karya “Aku dan Teman di Jerman”
5. Satrio Panji Nugroho, judul karya “Menikmati Indahnya Suasana Sore Hari di Jembatan Hohenzolern”
Baca Juga: Perayaan yang Diperingati 1 Juli 2023, Mulai dari Hari Bhayangkara hingga Hari Lelucon Sedunia
Karya Terbaik Katageri B (8-11 Tahun)
1. Marcelline Kristiawan, judul karya “Germany 2023’s”
2. Nafiisah Fitri Dini, judul karya “Pawai Kendaraan Bermotor Terbang Buatan Jerman”
3. Valerie Sharon A, judul karya “Modern Germany Nowadays”
4. Jeremy Conrad S, judul karya “Germany”
5. Hisyam Rafif A., judul karya “Sumber Energy Terbarukan”
Karya Terbaik Katagori C (12-15 Tahun)
1. R Anggoro Mulneo W, judul karya “Berlibur di Jerman”
2. Anggita Rastriary Dwi N, judul karya “Perkembangan Teknologi Otomotif Jerman Untuk Masyarakat Indonesia”
3. Joice Patricia Ardino, judul karya “Evening Activities”
4. Damia Aqillah Arrad, judul karya “Germany”
5. Nasywa Aisya F, judul karya “Being Eco-Friendly Germany”

Salah satu peserta dengan karya terbaik katagori C, Damia Aqillah Arrad, mengaku bersyukur dan bahagia mendapatkan penghargaan tersebut. Terlebih karena perjuangannya yang memburu waktu di sela-sela ujian sekolah dirasa mendapat apresiasi positif.
Baca Juga: BNPB: Gempa M6,4 Guncangan Kuat Hingga Trenggalek, Ponorogo dan Nganjuk Jawa Timur
“Baru tahu pengumuman lomba ini tiga hari menjelang deadline. Saat itu bertepatan dengan ujian, jadi sempet-sempetin pas pulang sekolah mengerjakan,” ungkap siswi Muhammadiyah 3 Ikrom Sidoarjo tersebut.
Founder Lotus Art Courses, I Putu Mahendra, yang turut menjadi juri bersama Direktur Wisma Jerman, Mike Neuber, pun membeberkan terkait beberapa poin yang menjadi penilaian lomba menggambar tersebut.
“Untuk penilaian sendiri, awalnya kita pilih karya yang sudah sesuai dengan tema. Kemudian penilaian dilanjut pada beberapa poin lainnya, seperti komposisi, pemilihan warna, karakter gambar, hingga keunikan dari masing-masing karya,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa acara yang bertujuan sebagai wadah apresiasi positif karya anak dan remaja ini, diharapkan dapat membuat generasi muda bisa lebih aktif, kreatif, serta jadi percaya diri dalam berkarya kedepannya. (fyi/ian)






