Sumenep (beritajatim.com) – Budayawan ternama asal Sumenep, D. Zawawi Imron, menyampaikan rasa bangganya sebagai warga negara Indonesia.
Dalam orasi kebangsaan pada acara tasyakuran dan doa lintas iman yang digelar Yayasan Pusat Studi Bung Karno (YPSBK), Zawawi menyebut Indonesia sebagai tanah surga yang luar biasa subur dan makmur.
“Lihat saja, sampai dibuat lagu oleh Koes Plus, kan? Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat, batu, dan kayu jadi tanaman. Nah, ini menunjukkan betapa tanah air kita ini subur dan makmur,” ujar penyair yang dikenal dengan julukan ‘Celurit Emas’ tersebut, Selasa (5/8/2025).
Zawawi juga menekankan bahwa bangsa Indonesia sepatutnya dipimpin oleh orang-orang yang memiliki integritas dan hati yang bersih.
“Selayaknya Indonesia ini diurus oleh orang dengan budi pekerti yang indah dan bersih. Jangan diisi oleh orang dengan hati yang kotor, karena itu adalah bibit koruptor,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah dari para peserta yang hadir.
Dengan gaya khasnya, Zawawi turut melantunkan pantun sindiran yang menggambarkan karakter seorang koruptor.
“Salah satunya, koruptor itu harus sanggup masuk neraka. Syarat lain seorang koruptor adalah mampu tersenyum di televisi. Lihat saja kalau koruptor yang tertangkap itu diliput wartawan televisi. Mereka tidak ada yang menangis kan? Mereka justru tersenyum,” ucapnya sambil disambut gelak tawa hadirin.
Di akhir orasinya, Zawawi mengajak generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia. “Anak muda juga harus pandai dan cerdas. Itu generasi yang dibutuhkan Indonesia,” tandasnya.
Acara bertagar #HastoBebas tersebut turut dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi. Dalam momen tersebut, D. Zawawi Imron menyerahkan lukisan hasil karyanya kepada Zuhairi.
Sebagai balasan, Zuhairi memberikan buku karyanya berjudul Ruhul Islam (Api Islam) kepada sang budayawan. (tem/ted)






