Surabaya (beritajatim.com) – Apabila kalian pengguna iPhone, iPod, iPad, atau MacBook, kalian pasti tahu bahwa produk – produk keluaran Apple ini memiliki sosok cerdas dibaliknya.
Yap, Steve Jobs, pria cerdas yang berhasil melahirkan teknologi – teknologi canggih lewat Apple. Hampir seluruh produk Apple pun banyak digandrungi masyarakat dari seluruh dunia, bahkan Indonesia.
Tak banyak yang menyangka bahwa proses berdirinya Apple juga memerlukan perjuangan yang keras. Berawal dari dua anak muda yang memulai usahanya di sebuah garasi, kini perusahaan tersebut telah berdiri dengan begitu besar. Meski Steve Jobs kini telah tiada, hasil karyanya akan terus dikenang turun temurun ke setiap generasi.
Bertepatan dengan 11 tahun kepergian Jobs, yakni pada 5 Oktober 2011 lalu, tidak ada salahnya kita mengulas kembali bagaimana awal mula Jobs membangun perusahaan teknologi ini. Berikut adalah kisahnya.
Kisah perjalanan Steve Jobs
Dilahirkan pada 24 Februari, Jobs memiliki nama panjang Steven Paul Jobs. Steve yang kala itu sedang berkuliah di Reed College memiliki anggapan bahwa pelajaran di perkuliahan sama sekali tidak memberinya manfaat, padahal biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Sehingga dengan nekat ia pun memutuskan untuk berhenti dari kampus tersebut. Akan tetapi, bukan artinya ia berhenti sepenuhnya, melainkan hanya mengikuti mata kuliah yang ia minati dan berhenti dari beberapa pelajaran lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”profil”]
Kisah sukses Steve Jobs berawal di than 1976, ketika ia yang berusia 21 tahun dan Steve Wozniak yang berusia 26 tahun mulai mendirikan Apple Computer Co. Sederhana, mereka berkutat di sebuah garasi milik keluarga Jobs, dan komputer pribadi pertema yang mereka perkenalkan diberi nama Apple I.
Komputer itu pun mulai dijual dengan hara 666.66 USD, angka yang unik diambil dari nomor telpon Wozniak’Dial-A-Joke machine yang angkanya diakhiri -6666.
Setelah itu, kedua pemuda tersebut kembali memperkenalkan Apple II, dan siapa sangka menjadi sukses di pasaran rumah tangga. Mulai dari sini pula Apple memberpi pengaruh yang cukup besar di industri komputer pribadi.
Pada tahun 1980 Apple Computer mencantumkan namanya di bursa efek, Jobs pun semakin populer dengan penawaran saham awal yang sukses. Di tahun yang sama, Apple III dirilis meski tidak sesukses produk sebelumnya.
Sering berjalannya waktu, mereka menyadari bahwa Apple membutuhkan pemimpin yang bisa membantu mengembangkan perusahaan tersebut dari segi banyak hal. Sehingga di tahun 1983 mereka menggandeng John Sculley, yang berasal dari perusahaan Pepsi – Cola.
Apple terus mengeluarkan produk yang teknologinya tergolong maju, meskipun penjualannya juga masih naik turun sesuai dengan pasarnya. Hingga akhirnya Apple memperkenalkan Macintosh di tahun 1984, komputer yang kini dikenal dengan sebutan Mac. Saat itu Mac menjadi komputer pertama yang berhasil dijual ke pasaran dengan menghadirkan fitur antarmuka pengguna grafis.
Faktanya, Mac dikembangkan oleh JefRaskin, yang mana tidak menggunakan teknologi dari Apple, namun kesuksesan Mac pun bertahan hingga hari ini. Dalam jangka waktu 10 tahun, Apple menjadi perusahaan yang sangat besar dengan asset hingga 2 milyar dollar dan 4000 karyawan. Pengguna Apple tersebar di pelosok dunia, nama Steve Jobs dan Steve Woznaik juga semakin masyhur, mereka terlihat sangat kompak menjalankan bisnis ini.
Sayangnya, meski Jobs sang creator dan ikon dari Apple, banyak orang menganggap ia adalah orang yang mudah emosi dan mudah berubah pikiran. Permasalahan pun kerap terjadi dan banyak perbedaan diantara tubuh Apple yang mengakibatkan kesalah pahaman, padahal sebenarnya itu adalah hal yang wajar dalam berbisnis.
Keputusan mengejutkan harus dibuat, Sculley pun memberhentikan Jobs dari Apple pada tahun 1985. Siapa sangka jika Jobs yang saat itu berusia 30 tahun diusir dari perusahaan yang ia bangun sendiri selama bertahun – tahun.
Jobs pun merasa jatuh dan gagal, butuh waktu 5 tahun hingga ia bangkit dan kembali mendirikan dua perusahaan besar lainnya, yakni Pixar dan Next. Pixar sendiri merupakan perusahaan yang meluncurkan dilm animasi komputer pertama, salah satu hasil garapannya adalah film Toy Story.
Menariknya, Apple justru membeli Next dan itu membuat Steve Jobs kembali ke perusahaannya lagi. Dari situ kerja sama keduanya menghasilkan inovasi dan peningkatkan yang luar biasa dari sebelumnya., seperti iPod, iPhone dan iPad yang eksis hingga saat ini.
Setelah dikenal sebagai soerang jenius teknologi, Steve Jobs harus bergulat dengan kanker pankreas di tubuhnya selama bertahun – tahun. Hingga akhirnya ia pun wafat pada 5 Oktober 2011 di umur 56 tahun. Steve Jobs pun dikenang sebagai maestro paling inovatif abad ini, dan semoga saja aka nada maestro – maestro selanjutnya yang bisa mengikuti jejaknya. (mnd/nap)






