Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 109 unit kamera CCTV dipasang di sejumlah ruang publik di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemantauan melekat untuk mengatasi kejahatan.
\\\”Tahun 2017 kemarin kami memang ada pemasangan 65 CCTV. Sebelumnya ada 20 unit. Saat ini kami tambahkan 11 titik CCTV. Total (sekarang) ada 109 titik CCTV. Kami prioritaskan di tempat yang rawan kemacetan, kecelakaan, dan kriminalitas,\\\” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo.
CCTV juga dipasang di lokasi-lokasi yang biasa menjadi tempat sasaran berunjuk rasa seperti sekitar gedung DPRD Jember. Dengan adanya CCTV di tempat-tempat strategis, maka semua kejadian bisa terpantau dan polisi bisa langsung datang tanpa harus menanti laporan warga jika ada sesuatu mendesak.
Kendaraan operasional polisi juga dalam pantauan. Menurut Kusworo, ini bertujuan untuk mengarahkan patroli terdekat dengan lokasi kejadian untuk segera menangani laporan. Polisi juga menyiagakan petugas dan mengintensifkan mobilitas patroli.
CCTV juga bakal membantu terwujudnya tilang elektronik. \\\”CCTV sudah ada, tinggal kami tambahkan car recognition dan face recognition (alat pengenal kendaraan dan wajah). Dengan demikian ketika ada pelanggaran lalu lintas, kami bisa mengidentifikasi pengemudi dan kendaraannya,\\\” kata Kusworo. CCTV ini bisa merekam kejadian selama tiga bulan. [wir]





