Surabaya (beritajatim.com)– Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya dilarikan ke rumah sakit karena terkena ledakan api yang membakar gudang tiner di Jalan Kalianak Madya 55, Selasa (19/12/2023) pukul 01.27 WIB. Petugas itu bernama Nugroho Siswanto dan terluka di pelipis kanan serta mengalami punggung tangan robek.
Pantauan beritajatim.com di lokasi, api sudah mulai bisa dikendalikan oleh petugas pada pukul 00.45 WIB. Namun, tepat pada pukul 01.27 WIB, sebuah ledakan besar kembali terjadi. Api membumbung tinggi diatas gedung yang terbakar.
“Tangannya robek mas sama pelipisnya juga. Kena ledakan itu tadi,” ujar salah satu petugas DPKP Kota Surabaya.
Petugas PMI Kota Surabaya sempat melakukan perawatan di lokasi. Namun, karena darah terus keluar petugas pun langsung membawa Nugroho ke RSUD dr. Soetomo untuk perawatan lebih lanjut.
“Kondisinya sadar kok mas,” imbuh petugas DPKP Surabaya.
Sementara itu, sampai pukul 01.45 petugas masih berjibaku dengan api. Total sudah ada dua gudang yang terdampak karena kebakaran ini. Aliran listrik di pergudangan Kalianak 55 juga mati total. Tampak petugas BPBD Kota Surabaya memasang penerangan darurat untuk membantu Petugas DPKP Kota Surabaya.
Sebelumnya, Kebakaran di Gudang Tiner Jalan Kalianak Madya Nomor 55 memakan 6 korban luka-luka, Senin (18/12/2023) malam.
Sukandar Riyanto (37) salah satu karyawan mengatakan bahwa keenam korban adalah Handoyo, Yuliana, Heru Prasetyo yang mengalami luka bakar berat dan Ibrahim, Karim, dan Budi yang mengalami luka ringan.
“Ada satu namanya Umar yang sampai saat ini saya belum tahu dimana keberadaannya,” kata Umar saat diwawancarai Beritajatim.com di lokasi. (Ang/Aje)






