Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 1.283 jemaah haji asal Kabupaten Gresik masih berada di negara Arab Saudi. Mereka menunggu jadwal kepulangan yang dibagi dalam enam kelompok terbang atau kloter.
Sebelumnya, 782 jemaah haji sudah tiba di tanah air. Mereka sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gresik, Lulus menuturkan, hingga empat kloter yang sudah sampai di Gresik, tidak ada lagi tambahan jemaah yang meninggal. Hanya terdapat tujuh jemaah yang meninggal.
“Yang terakhir jemaah dari kloter 9 meninggal saat perjalanan pulang,” tuturnya, Minggu (23/7/2023).
Lulus menambahkan, kepulangan jemaah haji asal Gresik ini akan berlangsung hingga 3 Agustus 2023. Saat ini semua jemaah yang masih berada di Arab Saudi dikonfirmasi dalam keadaan sehat.
“Ada 50 persen lebih jamaah haji asal Gresik yang masih di Arab Saudi. Mereka menunggu jadwal kepulangan masing-masing kloter,” imbuhnya.
Dirinya menjelaskan hari ini ada 74 jamaah dari KBIH Al Munawaroh dan KBIH YKUI Maskumambang. Jemaah melakukan transit di Masjid Ahmad Dahlan, Kebomas sebelum pulang ke rumah masing-masing.
“Sebelum pulang ke rumah jemaah haji yang datang transit ke asrama haji dulu baru kemudian perjalanan ke Gresik,” paparnya.
BACA JUGA:
Ratusan Jamaah Haji KBIHU MWCNU Bungah Gresik Tiba di Tanah Air
Masih menurut Lulus, jemaah haji yang hendak pulang ke Indonesia. Dirinya berharap agar para jemaah yang masih di Arab Saudi untuk tetap menjaga kesehatan. Pasalnya, masih ada beberapa hari sebelum jemaah kembali ke tanah air.
“Jemaah haji terakhir yang pulang dijadwa 3 Agustus 2023. Semoga semua dalam keadaan sehat,” tandasnya. [dny/but]






