Politik Pemerintahan

Keluarkan Fatwa, MUI Gresik: Golput Adalah Haram

Gresik (beritajatim.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, mengeluarkan fatwa bahwa golput alias tidak memilih adalah haram. Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyib mengatakan para ulama’ telah bersepakat terkait kewajiban menjalankan pemilu. Pasalnya pemilu dianggap demi kemaslahatan umat, karena sesuai dengan kemauan rakyat.

“Sebagian besar ulama sepakat bahwa mencoblos adalah wajib, bagi siapa yang tidak mengikuti mayoritas ulama melawan tidak menyoblos berati termasuk maksiat, menentang kesepakatan ulama itu termasuk haram dan berdosa,” ujarnya, Rabu (27/03/2019).

Kendati MUI sudah mengfatwakan haram bagi orang yang tidak mau memilih. Angka golput di Kabupaten Gresik diketahui masih tinggi. Agar bisa diantisipasi pihaknya meminta, khususnya bagi penyelenggara pemilu fatwa yang dikeluarkan oleh MUI harus disebarluaskan ke masyarakat. “Dalam minggu ini Insya Allah maklumat itu sudah terkirim semua,” tutur KH Ainur Rofiq Toyib.

Selain itu lanjut dia, pihaknya juga akan mengirim fatwa tersebut kepada masing-masing pengurus MUI yang berada di seluruh Gresik. Termasuk tokoh-tokoh agama agar menyampaikan di masing-masing tempat, seperti masjid dan mushola. “Pesta demokrasi juga termasuk kemaslahatan masyarakat. Karena itu, menggunakan hak pilih adalah kewajiban,” paparnya.

Sementara, Komisioner KPU Gresik Makmun menyatakan mendekati pilpres dan pileg 2019. Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lupa menggunakan hak suaranya sesuai hati nurani. “Mudah-mudahan melalui sosialisasi dari semua aspek bisa menekan golput,” pungkasnya.  [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar