Peristiwa

KRI Bima Suci Singgah di Pelabuhan Tanjungwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Usai keliling di sembilan negara dan 13 kota pelabuhan, KRI Bima Suci kembali ke tanah air. Kali ini, kapal milik TNI Angkatan Laut itu bersandar di Pelabuhan Tanjungwangi, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Setibanya di pelabuhan ini, sambutan hangat oleh sejumlah anggota TNI, jajaran pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, serta sejumlah siswa sekolah dan masyarakat. Dari kejauhan tampak kemegahan kapal berbendera merah putih raksasa ini.

Rona kebahagiaan tampak dari lambaian tangan dan lantunan iringan musik drum band oleh para awak kapal. KRI ini membawa 103 taruna, anggota ABK 89 orang dan staff pelatih sebanyak 19 personel. Kapal ini berlayar dalam untuk menjalankan misi melaksanakan duta bangsa.

KRI Bima Suci berangkat dari Surabaya dengan singgah di sembilan negara serta 13 kota pelabuhan termasuk di Banyuwangi. Di antaranya, Malaysia, Brunei, Philipina, Thailand, Jepang, China, Korea, Myanmar dan Australia.

Kapal ini merupakan salah satu tempat latihan praktek Kartika Jala Krida atau latihan praktek Bulan Bintang/ dengan navigasi lingkaran besar. Latihan ini menggambarkan langkah materi nyata untuk para taruna sebelum nantinya menjalani tugas.

“Seperti saya ini Taruna Korps Teknik harus tahu bagaimana memenej kemampuan dalam teknik. Ini sebagai bekal untuk nantinya bertugas,” ungkap Wahyu Widodo salah satu Taruna AAL asal Banyuwangi, Sabtu (9/11/2019).

KRI Bima Suci rencananya berada di Banyuwangi selama dua hari sebelum kembali ke Surabaya. Sejumlah rangkaian diselenggarakan untuk penyambutan kapal ini termasuk membuka open ship bagi para warga maupun siswa di Banyuwangi.

“Kita keliling 9 negara dan 13 kota pelabuhan, dalam rangka menjalankan misi melaksanakan duta bangsa,” Komanda KRI Bima Suci, Letkol Laut (p) Waluyo. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar