Hukum & Kriminal

Tidak Puas Nikmati Pacar, Anaknya Juga Digerayangi Saat Liburan

Rudi pelaku pencabulan anak saat menjalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (16/9/2019).(mank priyo prabowo)Rudi pelaku pencabulan anak saat menjalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (16/9/2019).(mank priyo prabowo)

Surabaya, (beritajatim.com) – Rudi (50) tak kuasa menahan nafsunya melihat CT (14) anak perempuan sang pacar lantaran berada dipelukannya. CT gadis kecil ini pun juga tak bisa berkutik karena kurangnya perhatian dari kedua orangtua yang pisah ranjang.

“Niat saya memberikan perhatian sebagai sang ayah. Karena anak ini (CT) kurang perhatian,” katanya kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Meski niat hati ingin memberikan perhatian sebagai sang ayah pengganti. Rudi ternyata tak bisa menahan birahinya. Yang parahnya lagi, CT digerayangi pelaku pencabulan sudah cukup lama. Tak hanya sekali dua kai, korban yang masih duduk di bangku SMP digerayangi sejak umur 12 tahun.

Entah setan apa yang merasuki pelaku, tubuh pacar ia nikmati dan badan sang anak pun ia raba.

“Menyesal saya melakukan ini. Total saya meraba anak pacar saya sudah tiga kali dan saya pacaran sama sang ibu sudah empat tahun,” cetusnya

Meski berubah perilaku sang anak usai digerayangi pacar ibunya. Kedua orangtua yang bergiliran merawat korban ini juga tak mengetahui aksi pencabulan Rudi.

Parahnya lagi aksi bejat pelaku kebongkar usai tes psikologis dan pengamatan kepribadian korban di sekolahan oleh gurunya. Awalnya sang guru curiga ada perubahan signifikan oleh korban saat di sekolahan.

“Jadi pelaku ini tak bisa kebongkar aksinya kalau gak ada peranan guru yang peka dan perduli ke muridnya,” jelas AKP Ruth Yeni, Panit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polrestabes Surabaya.

Karena sang anak mengakui adanya aksi bejat dari pacar ibu. Pihak guru pun melakukan pelaporan ke kedua orangtuanya hingga akhirnya kasus ini pun masuk ke meja Polisi.

Pelaku yang juga pacar sang ibu korban pun diburu perugas unit PPA ke wilayah hukum Polrestabes Denpasar. Pelaku diketahui bekerja sebagai manager restoran dan club pantai di Denpasar.

Kini pelaku sudah ditangkap dan diamankan untuk selanjutnya mengikuti proses persidangan. Pelaku dijerat dengan pasal 82 UU Perlindungan anak.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar