Hukum & Kriminal

Kena Rayuan Teman Wanita, Pengangguran Ini Diringkus Polisi

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kena rayuan teman wanitanya untuk mendapatkan sabu-sabu, Nurul Kurniawan (29) pengangguran asal Jalan SD Kedungrejo Kec. Waru berurusan dengan Satnarkoba Polresta Sidoarjo Kamis (2/5/2019).

Kasus itu bermula, Nurul didatangi oleh Salsa teman wanitanya dan ketemu di Alun-alun Sidoarjo. Salsa meminta bantuan kepada Nurul untuk mendapatkan sabu-sabu untuk pesta.

Mulanya Nurul menjawab tidak tahu soal tempat penjualan sabu-sabu. Namun Nurul menjajikan kepada Salsa akan ditanyakan kepada temannya soal mendapatkan sabu-sabu dan Nurul diberi Salsa uang sebesar Rp 400 ribu.

Setelah berjanji, Nurul kemudian menemui Bidin temannya malam hari di parkiran Kedungrejo untuk membeli sabu-sabu. Malam itu sabu-sabu yang diminta Nurul tidak ada dan dijanjikan Bidin esoknya.

Esoknya, Nurul menemui Salsa kembali untuk mengembalikan uang karena belum mendapatkan sabu-sabu. Hari berikutnya Salsa menemui Nurul lagi menanyakan ketersediaan sabu-sabu di temannya.

Dari pertemuan kedua, Nurul baru bisa mendapatkan sabu-sabu yang diminta oleh Salsa. Apesnya, usai mendapatkan sabu-sabu dari Kedungrejo dan akan mengantarkan sabu-sabu ke Salsa, ketangkap duluan oleh petugas pakaian preman.

“Pelaku sudah menjadi target. Ini kami dapatkan karena laporan masyarakat akan adanya peredaran sabu-sabu. Dari ciri-ciri pelaku sudah didapatkan. Saat pelaku kami geledah, sabu-sabu satu poket plastik yang disembunyikan dibalik cassing HP bisa kami temukan,” kata Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto.

Para pelaku pengedar dan kurir sabu-sabu, terus menjadi target dalam memberantas peredaran narkoba di Sidoarjo. “Kasus ini juga terus dikembangkan, termasuk mengejar pemasok sabu-sabu yang ada. Identitas dari jaringan ini suda kami kantongi dan terus menjadi buruan anggota kami,” tegas Sugeng.

Dalam kasus ini, pelaku akan terancam Pasal 112, 114 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar